LAMPUNG SELATAN || Jatenggayengnews.com – Kunjungan Forum Masyarakat Adat Segekhi Suku ke Balai Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (3/11/2026), menjadi sorotan. Rombongan yang datang untuk meminta klarifikasi terkait aktivitas PT Supreme Energy mengaku tidak memperoleh kepastian untuk bertemu langsung dengan Kepala Desa Kunjir.
Kunjungan tersebut bertujuan mengonfirmasi informasi mengenai aktivitas PT Supreme Energy yang sebelumnya menjadi perbincangan publik, menyusul adanya pernyataan terkait kegiatan di kawasan Puncak Gunung Rajabasa.
Berdasarkan keterangan perwakilan forum, saat rombongan tiba di balai desa, Sekretaris Desa (Sekdes) menyampaikan bahwa Kepala Desa sedang melayat ke rumah warga yang mengalami musibah. Sekdes kemudian mengatakan telah menghubungi Kepala Desa melalui telepon seluler.
Namun, menurut penjelasan Sekdes kepada rombongan, telepon tersebut disebut diterima oleh istri Kepala Desa. Ia juga menyampaikan bahwa perangkat komunikasi tersebut tidak dibawa oleh Kepala Desa. Sementara itu, perwakilan forum mengaku mendengar bahwa pihak yang menerima sambungan telepon tersebut adalah Kepala Desa sendiri.
Perbedaan keterangan tersebut menimbulkan pertanyaan dari pihak forum mengenai kejelasan komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat yang datang untuk menyampaikan aspirasi. Dalam kesempatan itu, Sekdes juga disebut menyampaikan bahwa Kepala Desa kerap tidak berada di kantor dan sulit dihubungi.
Pihak forum kemudian diminta menunggu di balai desa. Namun, hingga saat itu, Sekdes belum dapat memastikan kapan Kepala Desa akan kembali dan menerima kunjungan mereka. Kondisi tersebut membuat rombongan belum memperoleh kepastian untuk menyampaikan langsung maksud kedatangannya.
Situasi ini memunculkan sorotan terhadap pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Desa Kunjir. Sebagai penyelenggara pemerintahan di tingkat desa, aparatur desa diharapkan memberikan informasi yang jelas, komunikasi yang terbuka, serta kepastian pelayanan kepada masyarakat.
Forum Masyarakat Adat Segekhi Suku berharap pemerintah desa dapat memberikan ruang komunikasi dan klarifikasi secara terbuka, terutama terkait persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat adat dan aktivitas perusahaan di kawasan Gunung Rajabasa.
Hingga materi berita ini disusun, belum terdapat keterangan langsung dari Kepala Desa Kunjir maupun pihak PT Supreme Energy terkait persoalan tersebut. Oleh karena itu, klarifikasi dari kedua pihak masih diperlukan agar informasi mengenai kunjungan forum dan aktivitas perusahaan dapat disampaikan secara berimbang.
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






