Pelayanan Publik Dipertanyakan, Balai Desa Karanganyar Sepi Pegawai

GROBOGAN || jatenggayengnews.com – Pelayanan publik di Desa Karanganyar, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, kembali menuai sorotan. Pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 10.25 WIB, Balai Desa Karanganyar ditemukan dalam kondisi tertutup dan tanpa aktivitas pelayanan, meski masih berada dalam jam kerja.

Pantauan wartawan di lokasi menunjukkan suasana kantor desa yang lengang. Tidak terlihat satu pun perangkat desa yang berjaga maupun masyarakat yang sedang dilayani. Kondisi tersebut bahkan menyerupai suasana saat hari libur.

Sejumlah warga sekitar mengaku tidak mengetahui alasan kantor desa mendadak tutup.

“Saya tidak tahu kenapa tutup,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga tersebut kemudian menyarankan wartawan untuk menemui Sekretaris Desa yang rumahnya berada tepat di depan kantor desa guna mencari informasi lebih lanjut.

BACA JUGA  Akhirnya Buronan Selama Delapan Tahun Pelaku Kasus Pembunuhan Vina dan Eky Berhasil Dibekuk Polisi

Kepala Desa Pilih Berlalu

Saat upaya konfirmasi dilakukan, Kepala Desa Karanganyar, Parjo, terlihat melintas menggunakan sepeda motor. Namun, ketika disapa wartawan, respons yang diberikan terkesan kurang bersahabat.

Dengan nada singkat, Parjo hanya melontarkan pertanyaan, “Ono perlu opo? Ono opo?” sebelum melanjutkan perjalanan tanpa memberikan penjelasan terkait kondisi kantor desa yang tutup pada jam pelayanan.

Sikap tersebut menambah tanda tanya publik mengenai penyebab tidak beroperasinya pelayanan di balai desa saat masyarakat seharusnya dapat mengakses berbagai kebutuhan administrasi.

Bukan Kali Pertama

Fenomena kosongnya Balai Desa Karanganyar saat jam kerja ternyata bukan kejadian pertama.

BACA JUGA  Polrestabes Bongkar Sindikat Pencurian Kabel Surabaya

Berdasarkan catatan pemberitaan sebelumnya, wartawan juga pernah mendapati kantor desa dalam kondisi serupa ketika hendak melakukan peliputan. Saat itu, tidak ada perangkat desa yang berada di kantor untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kondisi yang berulang ini memunculkan pertanyaan mengenai kedisiplinan aparatur desa serta komitmen dalam memberikan pelayanan publik kepada warga.

Padahal, balai desa merupakan garda terdepan pelayanan pemerintahan yang setiap hari menjadi tempat masyarakat mengurus berbagai keperluan administrasi, mulai dari surat keterangan hingga layanan kependudukan lainnya.

Menunggu Klarifikasi Resmi

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Desa Karanganyar terkait alasan kantor desa tutup pada jam kerja.

BACA JUGA  Wapres RI Tinjau Proyek Strategis di Kota Solo, Polresta Surakarta Kerahkan Ratusan Personil

Pihak Kecamatan Karangrayung maupun Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Grobogan juga belum memberikan keterangan mengenai dugaan terganggunya pelayanan publik tersebut.

Masyarakat kini menanti langkah evaluasi dan penjelasan dari pihak terkait agar pelayanan pemerintahan di tingkat desa dapat berjalan sebagaimana mestinya dan tidak merugikan warga yang membutuhkan layanan administrasi.

Gambar 1 Gambar 2