Demak||Jatenggayengnews.com– Musim kemarau membawa berkah bagi petani semangka di Kabupaten Demak. Hasil panen yang melimpah tak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian warga melalui penjualan semangka di sepanjang jalur utama.
Di ruas jalan inspeksi yang menghubungkan Desa Cabean dan Desa Banggo, Kecamatan Demak, deretan kios semangka tampak ramai didatangi pembeli. Sementara itu, para petani terus mengangkut hasil panen dari lahan menuju kios untuk dipasarkan.
Di lokasi tersebut tersedia dua jenis semangka, yakni semangka merah dan semangka inul. Harga jual disesuaikan dengan kualitas atau grade buah. Semangka merah grade A dipasarkan mulai Rp4.000 per kilogram, sedangkan semangka inul grade A dijual Rp5.000 per kilogram.
Salah seorang pedagang, Sundari, mengatakan semangka yang dijual memiliki bobot rata-rata 4 hingga 5 kilogram per buah dengan cita rasa yang manis. Menurutnya, kualitas panen tahun ini tergolong sangat baik.
Selain menjadi komoditas yang menguntungkan petani, semangka juga banyak diminati masyarakat saat musim kemarau karena kandungan airnya yang tinggi. Buah ini membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh sehingga dapat mengurangi risiko dehidrasi, terutama bagi mereka yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
Tak hanya itu, semangka juga mengandung magnesium yang berperan dalam menjaga fungsi saraf dan otot. Kandungan mineral tersebut turut membantu menjaga tekanan darah dan kadar gula darah tetap stabil apabila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.






