YOGYAKARTA||Jatenggayengnews.com – Pengamanan kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di kawasan Candi Prambanan, Rabu (8/7/2026), berlangsung aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Pengamanan VVIP yang dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., selaku Pangkogasgabpad.
Operasi pengamanan VVIP itu dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, kementerian, serta instansi terkait. Seluruh personel bergerak di bawah satu komando untuk mengamankan setiap rangkaian kegiatan, mulai dari rute perjalanan, objek vital, hingga kawasan penyangga di sekitar lokasi kunjungan.
Sebelum agenda kenegaraan berlangsung, Pangdam IV/Diponegoro telah memimpin pengecekan akhir kesiapan operasi pada Selasa (7/7/2026). Pemeriksaan dilakukan terhadap kesiapan personel, materiil, alutsista, hingga sistem komando dan pengendalian guna memastikan seluruh prosedur pengamanan berjalan optimal serta mampu mengantisipasi setiap potensi gangguan.
Di Candi Prambanan, Presiden Prabowo dan PM Narendra Modi disambut dengan pertunjukan tari Ramayana yang menjadi ikon budaya kawasan tersebut. PM Modi juga melaksanakan ritual ibadah di pelataran candi dan berdialog dengan komunitas Hindu setempat. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan kedekatan emosional masyarakat India terhadap Candi Prambanan sebagai salah satu candi Hindu terbesar di Indonesia sekaligus situs Warisan Dunia UNESCO.
Kedua pemimpin negara kemudian meninjau kompleks cagar budaya menggunakan mobil golf, didampingi Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Peninjauan tersebut diisi dengan pemaparan mengenai sejarah, pelestarian, serta rencana konservasi Candi Prambanan sebagai bagian dari penguatan kerja sama kebudayaan Indonesia dan India melalui program Tahun Tagore–Dewantara 2026–2027.
Salah satu agenda penting dalam kunjungan itu adalah penguatan kerja sama renovasi kawasan Prambanan yang menjadi bagian dari 16 kesepakatan atau Letter of Intent antara Indonesia dan India. Program tersebut mencakup rencana rekonstruksi 224 Candi Perwara yang mengelilingi candi utama, sebagai upaya mempercepat pelestarian salah satu warisan budaya dunia.
Keberhasilan pengamanan kunjungan Presiden RI dan PM India menjadi bukti profesionalisme jajaran Kogasgabpad Kodam IV/Diponegoro dalam melaksanakan operasi pengamanan VVIP. Kelancaran seluruh rangkaian kegiatan internasional tersebut sekaligus memperlihatkan kesiapsiagaan aparat dalam menjaga keamanan, kehormatan negara, serta mendukung suksesnya diplomasi Indonesia di tingkat global.
(Pendam IV/Diponegoro)






