JAKARTA || Jatenggayengnews.com – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, secara resmi melepas sebanyak 1.812 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 wilayah Jakarta Timur dalam sebuah apel yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Rabu (24/6/2026).
Pelepasan petugas dilakukan secara simbolis melalui pemasangan rompi dan pengalungan tanda pengenal kepada perwakilan peserta sensus. Kegiatan ini menandai dimulainya pelaksanaan pendataan ekonomi yang akan menjangkau berbagai sektor usaha di wilayah Jakarta Timur.
Dalam sambutannya, Munjirin menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang akan bertugas di lapangan. Ia menegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan kegiatan strategis untuk memperoleh data yang akurat dan mutakhir mengenai kondisi perekonomian masyarakat.
Menurutnya, hasil sensus akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan sektor ekonomi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta pengembangan investasi di daerah.
“Saya berharap seluruh petugas dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan menjaga integritas selama proses pendataan berlangsung,” ujar Munjirin.
Ia juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha di Jakarta Timur untuk memberikan informasi yang benar dan menerima petugas sensus dengan baik agar proses pendataan berjalan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas.
Sementara itu, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional yang bertujuan memotret kondisi dan perkembangan aktivitas ekonomi di Indonesia. Data yang dihimpun nantinya akan digunakan sebagai bahan perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.
Dengan dilepasnya 1.812 petugas tersebut, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan sukses serta menghasilkan data yang valid untuk mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di masa mendatang.






