UIN Antasari Percepat Kualitas Akademik dan Prestasi

BANJARMASIN || jatenggayengnews.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan layanan pendidikan melalui pelaksanaan Apel Kesadaran Nasional yang digelar di Halaman Gedung Pusat Sumber Belajar Kampus 1, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UIN Antasari, Prof. Dr. Hj. Nida Mufidah, M.Pd, sekaligus menjadi momentum apresiasi bagi para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kampus.

Dalam kesempatan itu, rektor menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat periode Mei dan Juni kepada 18 dosen dan tenaga kependidikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi mereka terhadap kemajuan institusi.

Dalam amanatnya, Prof. Nida menekankan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi juga amanah untuk terus meningkatkan kualitas diri dan profesionalisme.

BACA JUGA  Cegah Kekerasan Dan Bullying di Lingkungan Sekolah, Polres Jepara Lakukan Sosialisasi Dan Edukasi

“Kita berharap dengan adanya SK ini, Bapak/Ibu tetap terus meningkatkan kualitas diri, menjaga etika, menjunjung kejujuran, serta menjadi teladan yang baik bagi rekan-rekan lainnya,” ujarnya.

Rektor juga memastikan UIN Antasari akan terus mengawal proses administrasi kenaikan pangkat agar seluruh hak ASN dapat dipenuhi secara tepat waktu.

Rasa syukur turut dirasakan para penerima SK. Salah satunya, Tamjidnor, S.Ag., M.Pd.I, yang menyampaikan apresiasi atas dukungan institusi dan berharap capaian tersebut dapat semakin memotivasi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Selain penyerahan SK, apel juga menjadi ruang evaluasi dan penguatan komitmen akademik. Rektor mengingatkan pentingnya disiplin jam kerja bagi seluruh ASN dengan ketentuan kehadiran selama tujuh jam kerja setiap hari sebagai bagian dari tanggung jawab pelayanan publik.

BACA JUGA  Satreskrim Polres Ponorogo Tetapkan 14 Tersangka Kasus Meledaknya Balon Udara di Ponorogo

Di bidang akademik, UIN Antasari mencatat perkembangan menggembirakan. Dari total 43 program studi, hampir 50 persen telah meraih akreditasi “Unggul”, sementara program studi lainnya masih terus didorong untuk mencapai capaian serupa.

Menjelang tahun akademik 2026/2027, proses penerimaan mahasiswa baru melalui jalur UM PTKIN telah selesai dan tinggal menunggu pengumuman. Kampus menargetkan penerimaan mahasiswa baru mencapai sekitar 2.000 orang melalui optimalisasi jalur UM Mandiri dan Mandiri Portofolio.

Pada sektor penelitian, dosen didorong memperluas kolaborasi riset internasional. Salah satu peluang strategis yang tengah dibuka adalah hibah penelitian dari Sumitomo Foundation Jepang, yang akan menerima proposal riset lintas budaya dan sains mulai September hingga Desember mendatang.

BACA JUGA  Bangunan Rusak SMP di Rohil Disorot, Pemda Janji Bangun

Prestasi lain yang membanggakan, UIN Antasari menjadi PTKIN pertama yang mendapat undangan mengikuti seleksi hibah tersebut.

Tidak berhenti di situ, kampus juga bersiap menjadi tuan rumah berbagai agenda akademik internasional, termasuk Borneo Academic Forum pada September serta konferensi kajian sufi Syekh Yusuf Al Makassari pada Oktober.

Melalui langkah-langkah tersebut, UIN Antasari menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga aktif membangun ekosistem riset, pengabdian, dan kolaborasi global.

Gambar 1 Gambar 2