SEMARANG || Jatenggayengnews.com – Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai kunjungan edukatif yang dilakukan siswa TK Tunas Rimba I ke Persemaian Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Karangjati, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi anak-anak untuk mengenal pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan hutan sejak usia dini.
Sebanyak 14 siswa didampingi lima guru serta sejumlah orang tua mengikuti kegiatan yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar di alam terbuka. Para peserta diajak berkeliling area persemaian guna mengenal berbagai jenis bibit tanaman, memahami proses pembibitan, hingga mengetahui tahapan tanaman siap ditanam di lapangan.
Kepala TK Tunas Rimba I, Retno Sulistyoningsih, mengatakan bahwa pembelajaran di luar kelas merupakan metode yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan kepada anak-anak.
“Anak-anak perlu dikenalkan dengan alam secara langsung agar mereka memahami manfaat pohon dan lingkungan bagi kehidupan. Melalui kunjungan ini, kami berharap dapat menanamkan karakter cinta lingkungan serta rasa tanggung jawab terhadap alam sejak dini,” ujarnya.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari Asper/KBKPH Jembolo Selatan, Dedi, yang menilai pendidikan lingkungan merupakan investasi penting untuk masa depan.
“Dengan mengenalkan fungsi pohon, hutan, dan proses pembibitan kepada anak-anak, diharapkan tumbuh generasi yang memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” ungkapnya.
Sementara itu, Administratur/KKPH Semarang, Misa Eratisti, mengapresiasi sinergi antara dunia pendidikan dan sektor kehutanan dalam membangun kesadaran lingkungan di tengah masyarakat.
Menurutnya, pengalaman belajar langsung di lapangan mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada anak-anak mengenai peran penting hutan dan lingkungan sebagai penyangga kehidupan.
“Perhutani mendukung berbagai kegiatan edukasi lingkungan yang melibatkan generasi muda. Melalui pengalaman belajar secara langsung, anak-anak dapat memahami pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lingkungan,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung penuh antusiasme dan keceriaan. Selain menambah wawasan tentang tanaman dan lingkungan, para siswa juga memperoleh pengalaman berharga berinteraksi langsung dengan alam. Momen tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang peduli dan bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan di masa depan.






