Kodam Diponegoro Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Jukter 2026

TNI dan Polri33 Dilihat

SEMARANG || Jatenggayengnews.com — Kodam IV/Diponegoro terus memperkuat peran pembinaan teritorial dalam mendukung program prioritas nasional. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui Sosialisasi Petunjuk Teritorial (Jukter) TNI Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Makodam IV/Diponegoro, Jalan Perintis Kemerdekaan, Watugong, Kamis (4/6/2026).

 

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Teritorial (Aster) Kasdam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Gede Setiawan, yang mewakili Pangdam IV/Diponegoro. Dalam kesempatan itu, Aster Kasdam juga membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro.

 

Sosialisasi dipimpin langsung oleh Ketua Tim Mabes TNI, Paban III/Puanter Ster TNI Kolonel Inf Ahmad Hadi Hariono, M.Han. Kegiatan ini menghadirkan materi strategis yang berfokus pada dua regulasi penting, yakni Pedoman Operasional Unit Produksi Ketahanan Pangan di Lingkungan TNI dan Pedoman Operasional Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Lingkungan TNI.

BACA JUGA  TNI-Polri Kerja Bakti Bantu Warga Kradenan Terdampak Puting Beliung

 

Peserta yang mengikuti kegiatan terdiri dari para Kasiter Korem, Dandim, Danbrigif TP 43/Muria, Danyonif TP jajaran Kodam IV/Diponegoro, serta perwakilan personel TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara di wilayah setempat. Kehadiran peserta dilakukan secara langsung maupun melalui sarana virtual.

 

Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin, S.E., M.Han., yang dibacakan oleh Aster Kasdam, ditegaskan bahwa pembinaan teritorial merupakan salah satu fungsi utama TNI yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan wilayah sekaligus mendukung percepatan pembangunan nasional.

BACA JUGA  Anggaran Polres Kebumen 2025 Turun Rp6,1 Miliar, Tapi Ada Kenaikan di Beberapa Pos

 

“Melalui sosialisasi petunjuk teritorial ini diharapkan seluruh satuan memiliki kesamaan persepsi dan pemahaman dalam melaksanakan program-program teritorial, khususnya yang mendukung ketahanan pangan dan pembangunan daerah,” demikian pesan Pangdam dalam amanatnya.

 

Pangdam juga menekankan pentingnya keseriusan seluruh peserta dalam mengikuti setiap materi yang diberikan. Dengan pemahaman yang seragam, kebijakan teritorial dapat diimplementasikan secara optimal di wilayah masing-masing sehingga mampu menciptakan ketahanan wilayah yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing.

 

Setelah pelaksanaan sosialisasi di Makodam, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan oleh Tim Ster TNI bersama jajaran terkait ke markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 935 di Kabupaten Kendal.

BACA JUGA  Forkopimda Papua Barat Daya Tegas : Tidak Ada Tempat Bagi Klaim Separatis NRFPB di Wilayah NKRI

 

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan operasional satuan sekaligus memastikan pedoman yang telah disosialisasikan dapat diterapkan secara efektif, khususnya dalam pengelolaan unit produksi ketahanan pangan di lingkungan satuan.

 

Melalui kegiatan ini, TNI menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat ketahanan wilayah dan mendukung program ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Gambar 1 Gambar 2