Grobogan||Jatenggayengnews.com- Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Grobogan melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis dan skrining Tuberkulosis (TBC) bagi personel Bhabinkamtibmas jajaran Polres Grobogan, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Klinik Bhayangkara Polres Grobogan tersebut melibatkan Tim Sidokkes Polres Grobogan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, Puskesmas Purwodadi 1, RSUD Getas Pendowo, RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi serta kader MSI (Mentari Sehat Indonesia).
Pemeriksaan kesehatan kali ini menyasar Bhabinkamtibmas dari sejumlah Polsek jajaran, yakni Polsek Tawangharjo, Wirosari, Ngaringan, Pulokulon, Kradenan, Gabus, Tegowanu, Karangrayung dan Gubug.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 79 personel mengikuti pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS), pengukuran lingkar perut, pengukuran berat badan hingga pemeriksaan rontgen menggunakan X-Ray portabel.
Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Ps. Kasi Dokkes Polres Grobogan Aiptu Gunarni mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kondisi kesehatan personel agar tetap optimal dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Pemeriksaan kesehatan dan skrining TBC ini merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh personel dalam kondisi sehat serta mendeteksi secara dini apabila terdapat gangguan kesehatan,” ujarnya.
Menurutnya, kesehatan personel menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya para Bhabinkamtibmas yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat di wilayah binaan masing-masing.
“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri di tengah masyarakat. Oleh karena itu, kondisi kesehatan mereka harus selalu terjaga agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal,” jelasnya.
Kegiatan skrining TBC tersebut juga merupakan bagian dari dukungan Polres Grobogan terhadap program Jateng Peduli Berantas TB Paru dengan slogan TOSS (Temukan, Obati Sampai Sembuh). Program ini bertujuan mempercepat penemuan kasus Tuberkulosis (TBC), memastikan penderita mendapatkan pengobatan yang tepat, serta meningkatkan angka kesembuhan guna menekan penyebaran penyakit di masyarakat.
Dalam mendukung program tersebut, personel Bhabinkamtibmas nantinya akan dilibatkan secara aktif untuk membantu pelaksanaan skrining dan tracing atau pelacakan kontak penderita TBC di wilayah binaan masing-masing. Melalui peran Bhabinkamtibmas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan, diharapkan upaya deteksi dini, edukasi, serta pengawasan pengobatan pasien TBC dapat berjalan lebih optimal.
“Bhabinkamtibmas memiliki jaringan yang luas dan kedekatan dengan masyarakat. Ke depan, mereka akan membantu pelaksanaan skrining dan tracing TBC sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam percepatan penanggulangan Tuberkulosis,” ujar Aiptu Gunarni.
Menurutnya, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam program TOSS tidak hanya mendukung upaya penemuan kasus secara dini, tetapi juga membantu memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak ragu memeriksakan diri apabila mengalami gejala TBC serta mendukung pasien untuk menjalani pengobatan hingga tuntas.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh peserta yang hadir dinyatakan dalam kondisi sehat. Tidak ditemukan indikasi gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan khusus maupun tindak lanjut medis lebih lanjut.
Selain pemeriksaan kesehatan rutin, skrining TBC juga menjadi bagian dalam kegiatan tersebut sebagai langkah pencegahan dan pengendalian penyakit menular di lingkungan kerja.
Aiptu Gunarni menambahkan, bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala akan terus dilaksanakan sebagai bentuk perhatian institusi terhadap kesehatan personel.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan monitoring kesehatan anggota secara berkala sehingga potensi gangguan kesehatan dapat diketahui sejak dini dan segera ditangani,” katanya.
Berdasarkan rekapitulasi kegiatan yang telah dilaksanakan sejak 2 hingga 4 Juni 2026, Sidokkes Polres Grobogan telah memeriksa sebanyak 280 personel yang menjadi sasaran kegiatan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 276 personel hadir mengikuti pemeriksaan kesehatan, sementara empat personel berhalangan karena dua personel sedang melaksanakan ibadah haji, satu personel meninggal dunia, dan satu personel mengalami kecelakaan.
“Hasil keseluruhan pemeriksaan, sebanyak 276 personel yang telah mengikuti pemeriksaan dinyatakan sehat dan siap menjalankan tugas kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” imbuh Aiptu Gunarni.
Sementara itu, Kasat Binmas Polres Grobogan AKP Andika Arya Pratama menyampaikan bahwa kesehatan personel Bhabinkamtibmas memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pembinaan dan pelayanan masyarakat di tingkat desa maupun kelurahan.
“Bhabinkamtibmas merupakan garda terdepan Polri yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat. Dengan kondisi kesehatan yang prima, mereka dapat menjalankan tugas pembinaan, penyuluhan, problem solving, serta menjaga situasi kamtibmas di wilayah binaan secara optimal,” ujar AKP Andika Arya Pratama.
Menurutnya, kegiatan pemeriksaan kesehatan dan skrining TBC yang dilaksanakan Sidokkes Polres Grobogan merupakan bentuk perhatian institusi terhadap kesehatan anggota sekaligus upaya mendukung program pemerintah dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular.
“Kami mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Sidokkes Polres Grobogan bersama stakeholder terkait. Melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, kondisi personel dapat terus dipantau sehingga mereka tetap siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya






