Bus Jemaat HKBP Terguling di Batam, Satu Tewas

Peristiwa14 Dilihat

BATAM || Jatenggayengnews.com – Kecelakaan tunggal menimpa sebuah bus yang mengangkut rombongan jemaat HKBP Tembesi Indah di kawasan wisata Pantai New Melur, Kecamatan Galang, Kota Batam, Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Bus yang membawa sekitar 30 hingga 40 jemaat itu diketahui sedang menuju Pantai New Melur untuk mengikuti kegiatan kebersamaan dan rekreasi jemaat. Namun, perjalanan yang awalnya berlangsung penuh sukacita berubah menjadi kepanikan ketika kendaraan mengalami kecelakaan di pintu masuk kawasan wisata.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bus diduga mengalami kegagalan sistem pengereman saat melintasi jalan menurun menuju lokasi wisata. Sopir berupaya mengendalikan kendaraan, namun bus akhirnya kehilangan kendali dan terguling di sisi jalan.

BACA JUGA  Tragis, Terjadi Lagi Warga Grobogan Tewas Saat Menguras Sumur

Benturan keras membuat para penumpang panik dan berusaha menyelamatkan diri. Sejumlah warga sekitar bersama petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap korban yang terjebak di dalam bus.

Korban luka kemudian dilarikan ke beberapa fasilitas kesehatan di Kota Batam untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, seorang jemaat yang mengalami luka berat dilaporkan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

BACA JUGA  Polresta Cilacap Amankan Tujuh Orang dalam Razia Miras di Tempat Umum

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Proses penyelidikan masih berlangsung guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena terjadi saat rombongan jemaat tengah melakukan perjalanan untuk kegiatan kebersamaan. Sejumlah keluarga korban dan rekan jemaat tampak mendatangi rumah sakit untuk memastikan kondisi anggota keluarga mereka yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

BACA JUGA  Baru Dibangun, Jembatan Pertanian di Tedunan Sudah Melengkung

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan jumlah korban secara rinci serta memantau kondisi para penumpang yang menjalani perawatan. Polisi juga mengimbau seluruh operator angkutan dan pengemudi untuk memastikan kelayakan kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melakukan perjalanan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Gambar 1 Gambar 2