AIM PETOT Rebut Juara Kapolres Klaten E-Sport Cup

KLATEN || jatenggayengnews.com – Tim AIM PETOT berhasil keluar sebagai juara dalam ajang Kapolres Klaten E-Sport Cup IV Free Fire yang digelar di Aula Satya Haprabu Polres Klaten, Minggu (7/6/2026). Turnamen yang diikuti 216 peserta dari 54 tim itu berlangsung meriah dan menyajikan persaingan sengit hingga babak grand final.

Kegiatan yang diselenggarakan Polres Klaten melalui Satbinmas tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi gim daring, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat secara positif, kreatif, serta berprestasi.

Turnamen dibuka langsung oleh Kapolres Klaten AKBP Moh Faruk Rozi dan dihadiri Wakapolres Klaten Kompol Heru Sanusi, Kasat Reskrim AKP Taufik Frida Mustofa, Kasat Binmas IPTU Triyanda Tegar Prasetya, serta para peserta dari berbagai daerah.

Kapolres Klaten AKBP Moh Faruk Rozi mengatakan perkembangan teknologi dan transformasi digital telah menjadikan e-sport sebagai salah satu ruang yang potensial untuk mengembangkan kemampuan generasi muda.

BACA JUGA  Kasus Petugas Kasir Mini Market Yang Terseret di Tlogosari, Tersangka NC Akhirnya Tertangkap

“Turnamen ini merupakan langkah positif untuk menyalurkan minat dan potensi generasi muda,” ujar Kapolres.

Menurutnya, kompetisi e-sport tidak hanya mengasah kemampuan bermain gim, tetapi juga membentuk karakter melalui sportivitas, kerja sama tim, disiplin, serta tanggung jawab.

Ia berharap seluruh peserta dapat menjadikan setiap pertandingan sebagai sarana belajar sekaligus mengembangkan kemampuan diri.

“Jadikan setiap pertandingan sebagai ruang untuk mengasah kemampuan dan membangun mental juara,” katanya.

Selain menjadi ajang kompetisi, Polres Klaten juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada kalangan generasi muda. Para peserta diajak menjadi pelopor ketertiban serta menjauhi berbagai perilaku yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Hindari penggunaan knalpot brong maupun perilaku lain yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat,” tegas Kapolres.

BACA JUGA  Area CFD di Alun alun Pancasila Kembali Jadi Sasaran Patroli Premanisme Polres Kebumen

Setelah melalui babak penyisihan hingga grand final, Tim AIM PETOT berhasil mengumpulkan 89 poin dan keluar sebagai juara pertama. Atas prestasinya tersebut, tim AIM PETOT berhak membawa pulang trofi, uang pembinaan sebesar Rp2 juta, serta satu unit telepon genggam.

Posisi runner-up diraih Tim Jinggle Academ dengan raihan 68 poin. Tim tersebut memperoleh trofi, uang pembinaan Rp1,5 juta, dan satu unit telepon genggam.

Sementara itu, Tim Sirenz menempati posisi ketiga dengan 53 poin dan berhak atas trofi, uang pembinaan Rp1 juta, serta satu unit telepon genggam. Adapun juara harapan pertama diraih Tim Aku Sih Cuex dengan perolehan 42 poin yang mendapatkan uang pembinaan Rp500 ribu dan satu unit telepon genggam.

Kapolres menegaskan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan dalam sebuah kompetisi. Sikap sportif dan karakter yang ditunjukkan selama pertandingan juga menjadi nilai penting yang harus dimiliki setiap peserta.

BACA JUGA  Pemkab Kebumen Berikan Layanan Operasi Katarak Gratis

“Menang maupun kalah adalah bagian dari pertandingan,” ujarnya.

Melalui Kapolres Klaten E-Sport Cup IV Free Fire, Polres Klaten berharap dapat melahirkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap keamanan serta ketertiban masyarakat. Turnamen ini juga menjadi bukti bahwa dunia digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan positif untuk mencetak talenta-talenta muda yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.

file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2