JMPPK Rembang Gelar Orasi Hari Anti Tambang Nasional 2026, Desak Penertiban Aktivitas Tambang di Kendeng

Jatenggayengnews.com || Rembang — Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) Kabupaten Rembang menggelar aksi orasi dalam rangka memperingati Hari Anti Tambang Nasional 2026 di kawasan Pegunungan Kendeng, Jumat (29/05/2026) siang. Dalam aksi tersebut, para peserta membentangkan spanduk bertuliskan “Tangkap & Adili Pelanggar Aturan” sebagai bentuk tuntutan terhadap penegakan hukum di sektor pertambangan.

Aksi yang diikuti sekitar 10 anggota JMPPK Kabupaten Rembang itu dipimpin oleh tokoh aktivis lingkungan, Joko Prianto. Selama ini, Joko dikenal aktif menyuarakan penolakan terhadap aktivitas pertambangan di kawasan Pegunungan Kendeng.

Dalam orasinya, Joko Prianto meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengambil langkah tegas dalam menyelesaikan berbagai persoalan pertambangan yang terjadi di Kabupaten Rembang. Ia secara khusus meminta perhatian dari Ahmad Luthfi agar segera melakukan penertiban terhadap aktivitas tambang yang dinilai bermasalah.

BACA JUGA  Warung Lansia Mbah Sawijah di Jepara Dibakar, Bupati Turun Tangan Setelah Viral

“Kami JMPPK dalam rangka memperingati Hari Anti Tambang Nasional 2026 meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dalam hal ini Gubernur Jawa Tengah, untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tambang yang ada di Kabupaten Rembang. Kami meminta agar seluruh aktivitas tambang dan pabrik semen di Kabupaten Rembang segera dihentikan,” tegas Joko Prianto dalam orasinya.

BACA JUGA  Pj Bupati Tegaskan Kepada Seluruh ASN Se-Kabupaten Tulang Bawang

Menurut JMPPK, peringatan Hari Anti Tambang Nasional menjadi momentum untuk kembali mengingatkan pemerintah mengenai pentingnya perlindungan lingkungan hidup, khususnya di kawasan Pegunungan Kendeng yang selama ini menjadi wilayah yang kerap diwarnai polemik terkait aktivitas pertambangan.

Selain menggelar aksi orasi, JMPPK Kabupaten Rembang juga akan mengadakan kegiatan nonton bareng (nobar) film berjudul Pesta Babi yang belakangan menjadi perbincangan publik. Kegiatan tersebut mengusung tema “Jagong & Nobar Film Pesta Babi”.

Acara dijadwalkan berlangsung pada Jumat malam (29/5/2026) pukul 19.00 WIB di Pendopo Tolak Pabrik Semen, Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang.

BACA JUGA  Satgas Yonif 131 Brajasakti Makan Bersama Warga Kampung Skofrow

Panitia menyatakan kegiatan tersebut terbuka untuk umum. Masyarakat yang ingin berdiskusi dan mengikuti pemutaran film bersama para aktivis lingkungan dipersilakan hadir dalam acara tersebut.

“Kegiatan ini terbuka untuk umum. Semua warga masyarakat boleh hadir untuk jagong dan berdiskusi bersama teman-teman JMPPK Rembang,” demikian keterangan panitia kegiatan.