KULON PROGO || jatenggayengnews.com – Pengusaha rokok HS sekaligus pendiri Surya Group Holding Company, Muhammad Suryo, dilaporkan dalam kondisi kritis setelah mengalami kecelakaan di Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta, Minggu (1/3/2026). Dalam peristiwa yang sama, sang istri, Anis Syarifah, meninggal dunia.
Kecelakaan tersebut melibatkan rombongan pengguna sepeda motor Harley Davidson dengan sepeda motor bebek. Insiden ini menyita perhatian publik karena melibatkan pengusaha asal Lampung yang dikenal luas sebagai pemilik Surya Group.
Kabar duka atas wafatnya Anis Syarifah diumumkan melalui akun Instagram resmi @karyahsofficial pada Senin (2/3/2026).
“Dengan penuh rasa duka, Keluarga Besar Surya Group & HS Berani Kita Beda menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Ibu Hj. Anis Syariah,” demikian pernyataan resmi yang diunggah manajemen.
Dalam unggahan terpisah, pihak manajemen jenama rokok HS turut mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan foto maupun informasi yang belum terverifikasi terkait insiden tersebut.
“Kami mengimbau kepada seluruh pihak untuk tidak menyebarkan foto atau informasi yang belum jelas kebenarannya demi menjaga kondusivitas dan menghormati privasi keluarga,” tulis manajemen.
Hingga kini, Muhammad Suryo masih menjalani perawatan intensif. Belum ada keterangan resmi lanjutan mengenai perkembangan kondisi kesehatannya maupun kronologi detail kecelakaan.
Muhammad Suryo merupakan pebisnis kelahiran Lampung yang mendirikan Surya Group Holding Company pada 2018 di DI Yogyakarta. Perusahaan tersebut berkantor pusat di Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman.
Surya Group berkembang di berbagai sektor usaha, mulai dari konstruksi, penerbangan, penyediaan gas, perkebunan sawit, pertambangan, hingga industri rokok dengan merek HS. Pabrik rokok HS berlokasi di Kabupaten Magelang dan sempat menjadi perbincangan luas karena promosi masif oleh sejumlah influencer media sosial.
Sejumlah anak perusahaan berada di bawah naungan Surya Group, di antaranya PT Surya Mataram Sakti, PT Sumber Wijaya Sakti, PT Surya Karya Setiabudi, PT Surya Beton Precast, PT Surya Cakra Sakti, PT Surya Bengawan Sakti, PT Surya Cakra Bara Nusantara, PT Surya Jaya Mataram, PT Surya Mataram Energi, PT Gisara Tantra Berkarya, PT Surya Sahabat Santoso, PT Anugerah Hipbone Sejahtera, PT Surya Mandhala Energi, serta maskapai FlyJaya.
Peristiwa ini menjadi pukulan berat bagi keluarga besar Surya Group dan seluruh pihak yang mengenal almarhumah Anis Syarifah. Hingga saat ini, publik masih menantikan perkembangan resmi terkait kondisi terbaru Muhammad Suryo.












