Lubukbasung || Jatenggayengnews.com — Pemerintah Kabupaten Agam berhasil menghimpun donasi yang dibuka secara khusus oleh Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2025 melalui Rekening Bank Nagari dan melalui posko utama sebesar Rp.2,7 Miliar lebih.
Dalam total donasi yang dihimpun, Posko Utama Tanggap Darurat Bencana sudah membelanja dana bantuan tersebut sebesar Rp.800 juta lebih untuk membeli berbagai kebutuhan pokok untuk warga terdampak bencana yang tersebar di 13 kecamatan.
Sementara sisa dana donasi yang mencapai Rp1,8 miliar lebih akan dikelola oleh BAZNas Agam untuk membantu mengelola dan didistribusikan untuk warga terdampak bencana, sesuai dengan persetujuan dan kesepakatan bersama yang dibuat.
Hal itu disampaikan Kalaksa BPBD Agam Rahmad Lasmono,mengutip amcnews.com, saat rapat evaluasi akhir masa tanggap darurat dan peralihan ke fase transisi pemulihan di aula utama kantor Bupati Agam, Padang Baru, Lubukbasung, Senin, (5/1/2026).
Dalam pernyataannya, Kalaksa BPBD Agam itu tidak menjelaskan jumlah donasi dalam bentuk perlengkapan atau barang termasuk bahan pokok yang diterima posko utama tanggap darurat bencana, termasuk proses penyalurannya untuk warga terdampak bencana.
Walau demikian,pasokan bantuan dari berbagai pihak, baik berbagai jeis bahan pokok, peralatan rumah tangga, peralatan operasional pembersihan lapangan dan jenis lain, masih terus berdatangan dari berbagai pihak ke posko utama, yang secara aktif disalurkan ke berbagai posko kecamatan dan posko-posko nagari terdampak bencana di Kabupaten Agam.
Sebelumnya, Sekab.Agam Dr.M.Lutfie,AR menjawab kaba12 di posko utama tanggap bencana Kabupaten Agam di kompleks Balairung Kediaman Resmi Bupati Agam, meyakinkan untuk bahan kebutuhan pokok, pemerintah menjamin akan mencukupi untuk warga terdampak bencana, karena selain bantuan dari berbagai pihak, donatur dan unsur lain, Pemkab.Agam juga menyiapkan dukungan dana cadangan pangan untuk menjamin kebutuhan bahan pokok warga terdampak bencana.
Pantauan kaba12 di posko utama di Balairung Rang Agam, saat ini stok bantuan pangan berbagai jenis, mulai dari mie instan, minyak goreng, air mineral, berbagai jenis makanan ringan, popok bayi, pembalut wanita, cangkul, gerobak dorong , pakaian layak pakai, dan berbagai jenis bantuan lain, masih terlihat menggunung yang akan menjadi cadangan untuk disalurkan pada warga terdampak bencana.






