PASAMAN BARAT || jatenggayengnews.com – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar merupakan forum keputusan tertinggi di tingkat kabupaten yang bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program kerja sebelumnya sekaligus merumuskan strategi politik untuk periode mendatang. Selain itu, Musda juga menjadi momentum penting untuk memilih kepengurusan baru, termasuk Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pasaman Barat periode 2025–2030 beserta tim formatur.
Ketua Panitia Musda, Jatasman, yang didampingi Sekretaris Panitia Kasmanedi, SH., MH., CPL., C.MED., serta Ketua Steering Committee Masri Malay, menjelaskan bahwa Musda memiliki beberapa tujuan inti.
“Musda ini tidak hanya memilih kepengurusan baru, namun juga mengevaluasi program kerja sebelumnya dan menyusun strategi lima tahun ke depan,” ungkap Jatasman.
Ia menambahkan bahwa anggota formatur dipilih melalui Rapat Paripurna Musda.
“Formatur terdiri dari ketua terpilih, perwakilan DPP, DPD kabupaten, organisasi sayap, hingga sesepuh Golkar,” jelasnya.
Musda ke-V DPD Partai Golkar Pasaman Barat resmi dibuka pada Sabtu (15/11/2025) di Hotel Guci Simpang Empat oleh Helmi Moesim, Sekretaris DPD Golkar Provinsi Sumatera Barat. Acara yang dihadiri ratusan peserta ini mengangkat tema “Golkar Solid Indonesia Maju” sebagai dasar konsolidasi dan penyusunan arah perjuangan politik.
Ketua DPD Golkar Pasbar, Dirwansyah, dalam sambutannya menegaskan pentingnya konsolidasi internal dan penyusunan program kerja yang berpihak kepada masyarakat.
“Hasil Pemilu 2024 dengan raihan lima kursi DPRD menjadi bahan evaluasi dan tantangan ke depan. Menghadapi Pemilu 2029 bukan hal mudah, karena itu kita berharap Musda melahirkan kepemimpinan solid serta strategi pemenangan yang tepat,” ujarnya.
Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda.
“Semoga Golkar tetap solid dan mampu menjaga stabilitas politik daerah demi kelancaran pembangunan dan kemajuan masyarakat Pasbar,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan DPD Golkar Provinsi Sumatera Barat, Zulkanedi Sa’id, menegaskan bahwa Musda dijalankan dengan semangat musyawarah mufakat.
“Konsolidasi organisasi di Pasbar harus tuntas sebelum Februari 2026, dan generasi muda perlu dilibatkan agar keberlanjutan partai terjamin,” katanya.
Dalam forum tersebut, berkembang kuat informasi bahwa Dirwansyah berpotensi kembali ditetapkan sebagai Ketua DPD Golkar Pasbar periode 2025–2030.
Musda ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kekompakan, menjaga solidaritas, dan memastikan Partai Golkar semakin dipercaya masyarakat.






