foto: ARIB Layangkan Surat Gugat ke MK Terkait Pajak
SEMARANG || jatenggayengnews.com — Aksi penyampaian aspirasi terkait kebijakan perpajakan yang dilakukan oleh Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu (ARIB) di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah resmi ditutup secara damai dan meriah pada Selasa sore (30/9/2025). Kegiatan tersebut turut diikuti oleh 68 organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang tergabung dalam ARIB.
Sebagai bagian dari tindak lanjut aksi, Posko Pengaduan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang sebelumnya dibuka secara langsung, kini dialihkan menjadi layanan pengaduan berbasis daring melalui WhatsApp di nomor 081325400211.
Robani, salah satu inisiator ARIB, menyampaikan bahwa perjuangan untuk menciptakan keadilan dan kesejahteraan rakyat akan terus dilakukan. Menurutnya, pengawasan terhadap kebijakan perpajakan perlu ditingkatkan agar lebih berpihak kepada rakyat.
“Gerak perjuangan untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan rakyat tidak akan pernah berhenti. Kami akan terus mengawal kebijakan pemerintah, khususnya yang menyangkut pajak, agar lebih pro rakyat,” ujar Robani dalam pernyataannya.
Senada dengan itu, Gus Nova selaku Koordinator Lapangan (Korlap) menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi warga negara dalam menyampaikan suara masyarakat. Ia berharap pemerintah mampu merespons dengan bijak.
“Kami hanya menjadi penyambung lidah rakyat. Aspirasi ini kami sampaikan dengan harapan mendapat respon yang positif dari pemerintah,” ucap Gus Nova.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh KH. Sun Djok San, tokoh masyarakat yang dikenal sebagai Pamomong Jawa Tengah dan juga menjabat Ketua Forum Komunikasi Polisi Masyarakat (FKPM) Dai Kamtibmas Jateng. Dalam keterangannya, ia mengapresiasi kondusifitas kegiatan dan menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban dalam menyampaikan pendapat.
“Menyampaikan aspirasi itu hak konstitusional, tapi harus tetap menjaga ketertiban. Seperti filosofi Jawa: menangkap ikan tanpa membuat keruh air kolam. InsyaAllah, pemerintah peka terhadap aspirasi rakyat,” ujar KH. Sun Djok San.
Dengan berakhirnya aksi tersebut, ARIB menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pemerintah, serta menyerukan agar ruang aspirasi rakyat tetap terbuka luas di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.






