SIGLI || Jatengayengnews.com- Harga gabah di Kabupaten Pidie yang dibeli dari petani mencapai Rp 6.850 hingga 7.000 per kilogram (kg).
Tingginya harga gabah di tingkat petani yang dibeli agen, ternyata mempengaruhi serapan gabah dilakukan Bulog Kantor Cabang Sigli, di mana mulai berkurang.
“Harga gabah di Pidie mulai naik dari Rp 6.850 hingga 7.000 per kg,” ujar Pemimpin Bulog Kantor Cabang Sigli, Ahmad Fadly.
“Kenaikan harga gabah tersebut terjadi sejak akhir April 2025,” beber Pemimpin Bulog Kantor Cabang Sigli, Ahmad Fadly kepada Serambinews.com, Senin (5/5/2025).
Ia menjelaskan, tingginya harga gabah dibeli agen dari petani menyebabkan serapan gabah dilakukan Bulog dari petani mulai berkurang.
Saat ini, Bulog Kantor Cabang Sigli masih membeli gabah dari petani dengan harga Rp 6.500 per kg.
Sehingga petani lebih memilih menjual padi hasil panen kepada agen yang menjemput langsung di areal persawahan.
Ungkap Ahmad Fadly, meningkatnya harga gabah di tingkat petani lantaran tingginya permintaan gabah di Medan, Sumatera Utara.
Selain itu, saat ini petani yang memanen padi di Pidie, hanya tersisa beberapa kecamatan.
“Kita tetap membeli gabah dari petani Rp 6.500 per kg, yang sesuai dengan harga pemerintah,” jelasnya.
Ia menyebutkan, realisasi serapan gabah dari petani dilakukan Bulog Sigli, mulai Januari hingga April 2025, mencapai 119.600 ton setara beras.
Sementara realisasi Januari hingga tanggal 3 Mei 2025, sebanyak 15.187 ton setara beras.
“Saat ini, target pembelian gabah dilakukan Bulog Sigli sebanyak 17.087 ton setara beras,” sebutnya.
“Pembelian gabah dari petani bekerja sama dengan 13 kilang padi di Pidie,” papar Ahmad Fadly.
Menurutnya, Bulog Kantor Cabang Sigli menempati rangking kedua terhadap serapan gabah dari petani.
Sementara Bulog Aceh Utara menempati urutan pertama serapan gabah dari petani.
Di lain pihak, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Melati di Padang Tiji, Hurriman (38), yang dihubungi, Senin (5/5/2025), menyebutkan, petani di Padang Tiji menjual gabah dengan harga Rp 6.850 hingga 6.900 per kg.
“Saat ini, di Kecamatan Padang Tiji mulai masuk panen padi,” pungkasnya.(*)






