Ukir Prestasi, Bedah Rumah di Pekalongan: Target Awal 14 Hari, Selesai dalam 10 Hari

KAB. PEKALONGAN || Jatenggayengnews.com– Program bedah rumah untuk Bapak Tabir dan istrinya, Wayem, warga Desa Bukur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, yang dilaksanakan oleh jajaran Polres Pekalongan, berhasil diselesaikan lebih cepat dari jadwal yang ditargetkan.

Pada Rabu, 26 Februari 2025, warga setempat bersama anggota Polres Pekalongan menggelar tasyakuran sederhana untuk merayakan penyelesaian bedah rumah tersebut, yang awalnya direncanakan dalam waktu 14 hari namun dapat diselesaikan hanya dalam 10 hari.

Kegiatan ini mengusung semangat gotong royong dan menjadi sebuah prestasi karena berhasil menyelesaikan perbaikan rumah dalam waktu yang lebih singkat dari target yang ditetapkan.

Sinergi Antara Aparat dan Masyarakat

Acara tasyakuran tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Kapolres Pekalongan AKBP Doni Prakoso W, SIK., Ketua Bhayangkari Cabang Pekalongan Ny. Dika Doni, Wakapolres Pekalongan Kompol KRT. H.M. Nurcholis, SH., serta jajaran PJU Polres Pekalongan, Forkopimcam Bojong, dan Kepala Desa Bukur. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan pentingnya sinergi antara instansi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Pembentukan Disiplin Dan Loyalitas, Kodim Demak Latih PBB Peserta Diklat Klasikal PPPK

Kepala Desa Bukur, Teguh Jayeng Palungguh, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak kepolisian atas inisiatif program bedah rumah yang sangat bermanfaat bagi warganya. Ia berharap program ini dapat menjadi contoh bagi instansi lain dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Pencapaian Luar Biasa dari Polres Pekalongan

BACA JUGA  Buntut Korupsi Dana Hibah BUMN, PWI Didemo Ratusan Jurnalis

Kapolres Pekalongan AKBP Doni Prakoso menjelaskan bahwa target pengerjaan bedah rumah yang awalnya diperkirakan memakan waktu dua minggu berhasil diselesaikan dalam hanya 10 hari.

“Proses ini sungguh luar biasa, dilandasi oleh niat tulus dan semangat ikhlas dari semua pihak,” ujar Kapolres Doni. “Dengan selesai lebih cepat, Bapak Tabir dan keluarga kini bisa menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang dan nyaman di rumah yang lebih layak.”

Kapolres juga mengingatkan pentingnya berbagi kebaikan kepada sesama. “Kebaikan akan membawa keberuntungan. Kita harus terus berbuat baik kepada sesama, lingkungan, dan tetangga,” tambahnya.

Tasyakuran sebagai Simbol Kerja Sama

Tasyakuran yang dilaksanakan tersebut menjadi bukti nyata dari sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih nyaman. Program bedah rumah ini tidak hanya meningkatkan kualitas hunian keluarga Bapak Tabir dan Ibu Wayem, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di masyarakat Pekalongan.

BACA JUGA  Diduga Bunuh Diri, Seorang Wanita Berhasil Dievakuasi Polres Pekalongan Kota dan Tim SAR Gabungan

Melalui inisiatif ini, diharapkan akan muncul lebih banyak program serupa yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas, serta menciptakan rasa kebersamaan yang semakin kuat di tengah masyarakat.

Gambar 1 Gambar 2