SRAGEN || Jatenggayengnews.com – Kebahagiaan dan haru menyelimuti wajah Mbah Lampi, seorang warga lanjut usia asal Desa Gading, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen. Setelah bertahun-tahun hidup seorang diri di rumah yang jauh dari kata layak, perempuan lansia itu akhirnya mendapat perhatian dan bantuan dari jajaran Polres Sragen melalui program bedah rumah dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.
Kegiatan kemanusiaan tersebut secara langsung dibuka oleh Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, Sabtu pagi. Program bedah rumah menjadi salah satu bentuk bakti sosial Polri yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu agar dapat memiliki hunian yang lebih aman, sehat, dan layak ditempati.
Suasana penuh haru tampak saat doa bersama digelar di halaman rumah sederhana milik Mbah Lampi sebagai tanda dimulainya proses pembangunan. Kegiatan itu turut dihadiri Wakapolres Sragen, Pejabat Utama Polres Sragen, jajaran Kapolsek Kawedanan Gemolong, Kepala Desa Gading, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.
Dalam sambutannya, AKBP Dewiana mengungkapkan bahwa program tersebut bermula dari laporan mengenai kondisi kehidupan Mbah Lampi yang hidup sebatang kara tanpa pendampingan keluarga.
“Beberapa waktu lalu saya meminta anggota untuk mencari data warga yang benar-benar membutuhkan bantuan. Namun karena berbagai kegiatan, saya belum sempat menindaklanjuti sampai akhirnya Pak Kasat Lantas mengirimkan video kondisi Mbah Lampi kepada saya,” ujar Kapolres.
Rasa iba semakin mendalam ketika AKBP Dewiana melihat langsung kondisi rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal Mbah Lampi. Ia mengaku sengaja datang sehari sebelumnya untuk memastikan keadaan sebenarnya.
“Saya ingin melihat sendiri bagaimana kondisi awalnya. Kemarin sore saya datang bersama Pak Kasat Lantas dan Pak Kapolsek. Jujur, saya sangat miris melihatnya,” ungkapnya.
Menurut Kapolres, kondisi rumah tersebut sangat memprihatinkan. Selain tidak layak huni, Mbah Lampi juga tinggal bersama ayam-ayam peliharaannya dalam satu bangunan.
“Di dalam rumah, Mbah tinggal bersama ayam-ayamnya. Bahkan saat saya datang, ada ayam yang terbang sampai memadamkan lampu. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan,” tuturnya.
Melihat kenyataan tersebut, jajaran Polres Sragen berkomitmen menghadirkan hunian yang lebih layak bagi Mbah Lampi. Rumah baru yang akan dibangun nantinya dilengkapi fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang memadai serta lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.
“Mudah-mudahan dengan rumah yang lebih layak dan adanya MCK yang baik, Mbah Lampi bisa hidup lebih nyaman dan sehat. Saya juga minta dibuatkan kandang khusus untuk ayam-ayamnya agar tidak lagi tidur satu rumah dengan Mbah,” kata AKBP Dewiana.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi sosial dan kemanusiaan.
“Semoga niat baik kita semua untuk membantu Mbah Lampi mendapatkan ridho Allah SWT dan seluruh proses pembangunan berjalan lancar hingga rumah yang layak benar-benar bisa ditempati dengan nyaman,” tandasnya.
Tak hanya memberikan bantuan, Kapolres Sragen juga menunjukkan kepedulian dengan turun langsung membantu proses pembongkaran rumah. Bersama Wakapolres, pejabat utama, anggota kepolisian, perangkat desa, dan warga, AKBP Dewiana tampak ikut mengangkat material bangunan serta membongkar bagian rumah yang akan direnovasi.
Pemandangan kebersamaan antara polisi dan masyarakat itu menjadi simbol kuat semangat gotong royong yang masih terjaga. Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sahabat yang siap membantu saat warga menghadapi kesulitan.
Bagi Mbah Lampi, bantuan tersebut menjadi titik awal kehidupan baru. Di usia senjanya, ia kini memiliki harapan untuk tinggal di rumah yang lebih layak, aman, dan sehat.
Momentum HUT Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Sragen pun menjadi lebih bermakna. Tidak hanya diperingati melalui seremoni, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat dan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.






