“Mbah Sakim Kelaparan! 10 KM Keliling Jualan, Sepeda Putus, Tak Bisa Pulang”

Foto: Mbah Sakim

Jakarta||jatenggayengnews.com – Di usia 73 tahun, Mbah Sakim masih harus berjuang keras untuk melanjutkan hidup. Selama 14 tahun terakhir, beliau berjualan tahu keliling dengan sepeda tuanya, menempuh perjalanan sejauh 10 KM setiap hari demi penghasilan yang tak seberapa, hanya sekitar 10-15 ribu rupiah.

Tahu yang dijualnya ia peroleh dari pedagang di pasar, lalu dijajakan dengan harga 2 ribu per biji. Namun, tak jarang dagangannya tak laku, seperti hari ini. Hujan deras membuatnya tak bisa berjualan, dan kini Mbah Sakim terpaksa bertahan dalam kelaparan. Hingga tengah malam, ia masih terduduk di emperan toko, lelah dan linglung, dengan tubuh gemetar dan wajah pucat.

BACA JUGA  Gelar Khitanan Massal Gratis Untuk Puluhan Anak Kurang Mampu

Keinginannya untuk pulang pun terhambat—rantai sepeda tuanya putus, sementara ia sudah tak sanggup lagi mendorongnya sejauh 10 KM menuju rumah. Sepeda itu sering rusak, tapi Mbah Sakim tak punya pilihan lain.

BACA JUGA  Gurium Kajati tidak berwenang Mengusut Kasus Tambang PT GMI

Di usia senjanya, Mbah Sakim hanya ingin hidup layak, tanpa harus terus berjuang di jalanan. Mari bantu Mbah Sakim mendapatkan sepeda baru dan kehidupan yang lebih baik.

Berikan uluran tangan Anda melalui link donasi berikut:https://raihmimpi.id/info-campaign/8f50c486fccfa0e40d7e

Gambar 3
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2