Purwodadi || Jatenggayengnews.com– Tanah gerak yang melanda Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, semakin membahayakan. Beberapa rumah di RT 1/RW 8 mengalami retakan parah dan tembok yang patah akibat pergerakan tanah yang terus berlangsung.
Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan bahwa pihaknya telah mendatangkan tim ahli dari Provinsi Jawa Timur untuk meneliti langsung kondisi tanah di lokasi. “Kita datangkan tim ahli dari provinsi untuk meneliti langsung kondisi tanah di lokasi,” kata Sugeng, Kamis (30/1/2025).
Fenomena tanah gerak ini mulai terdeteksi sejak dua hari lalu, seiring dengan hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut, dan potensi longsor menjadi perhatian utama. “Hari ini sudah menyisir lokasi. Memang ada potensi longsor, makanya kita datangkan tim untuk memastikan langkah mitigasi yang tepat,” lanjutnya.
Kejadian serupa juga terjadi pada 2017, namun Sugeng mengungkapkan bahwa kali ini dampaknya lebih parah. “Semoga tidak terjadi hal-hal yang lebih buruk,” tambahnya. Warga setempat berharap agar penanganan segera dilakukan untuk menghindari risiko yang lebih besar.
Kepala Dusun setempat, Akhmad Sumitro, mengungkapkan harapan agar solusi cepat dapat ditemukan, mengingat kondisi yang sudah cukup mengkhawatirkan. “Semoga ada solusi tempat, kasihan warga sini juga,” harapnya.
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






