Tanggul Kali Sugu Tamu Jebol, 205 Warga Bogor Terdampak Banjir

Peristiwa11 Dilihat

BOGOR || Jatenggayengnews.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyebabkan tanggul pembatas aliran Kali Sugu Tamu jebol dan memicu banjir di kawasan Cibinong, Minggu (25/10/2026). Sebanyak 113 rumah yang dihuni 205 jiwa dilaporkan terdampak genangan air.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, mengatakan banjir terjadi akibat meningkatnya debit air serta derasnya arus Kali Sugu Tamu setelah hujan dengan intensitas tinggi.

“Akibat hujan dengan intensitas deras dan meningkatnya debit air, serta arus kencang Kali Sugu Tamu, membuat tanggul jebol dan mengakibatkan banjir,” kata Adam, Minggu (25/10/2026).

Adam menjelaskan, laporan kejadian diterima petugas BPBD ketika hujan deras mengguyur kawasan Cibinong sekitar pukul 15.30 WIB. Berdasarkan hasil kaji cepat, banjir menggenangi rumah warga dengan ketinggian air diperkirakan mencapai 30 hingga 40 sentimeter.

BACA JUGA  Warung Obat Gelap Tramadol di Bogor Kembali Beroperasi, Masyarakat Harus Waspadai Risiko Hukum

“Terdampak banjir lintasan dengan perkiraan ketinggian air sekitar 30–40 cm. Korban terdampak berdasarkan perkiraan hasil kaji cepat sebanyak 113 rumah atau kepala keluarga, dengan total 205 jiwa,” jelasnya.

Selain merendam rumah warga, kejadian tersebut menyebabkan kerusakan pada tembok pembatas aliran Kali Sugu Tamu. Bagian tanggul yang jebol diperkirakan memiliki panjang sekitar sembilan meter.

Petugas BPBD Kabupaten Bogor kemudian melakukan penanganan di lokasi, termasuk membantu penyedotan air yang masuk ke dalam rumah warga. Seiring berjalannya waktu, genangan mulai berangsur surut dan warga melakukan pembersihan rumah secara mandiri.

“Untuk saat ini air yang menggenang sudah berangsur surut dan warga telah membersihkan rumahnya yang terendam,” imbuh Adam.

BACA JUGA  Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Kediri-Nganjuk, Satu Orang Tewas

Banjir Juga Rendam Jalur Alternatif Bogor–Depok

Banjir juga terjadi di Jalan Raya Alfalah Cikaret, Kecamatan Cibinong. Genangan dengan ketinggian sekitar 45–50 sentimeter sempat merendam jalur alternatif penghubung Bogor–Depok sehingga kendaraan tidak dapat melintas dengan leluasa.

Staf Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, mengatakan banjir di lokasi tersebut dipicu hujan deras serta pendangkalan saluran drainase yang mengakibatkan air meluap hingga ke badan jalan.

“Akibat hujan deras dengan intensitas tinggi serta pendangkalan pada saluran drainase di lokasi tersebut sehingga mengakibatkan banjir dan berdampak pada jalan raya. Jalan raya terendam banjir lintasan dengan ketinggian 45–50 cm,” kata Andi.

Ia menambahkan, Jalan Raya Alfalah Cikaret merupakan jalur penghubung alternatif menuju Depok. Genangan air sempat mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.

BACA JUGA  Polres Brebes Ungkap Dua Kasus Curanmor di Dua Kecamatan

Namun, berdasarkan laporan terakhir yang disampaikan Andi, air telah berangsur surut dan jalan raya kembali dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.

BPBD Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama ketika hujan deras terjadi dan debit sungai meningkat. Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai juga diharapkan memperhatikan kondisi lingkungan serta mengikuti arahan petugas apabila terjadi keadaan darurat.

Gambar 3
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2