Warga Numponi Terpaksa Bersihkan Jalan Alternatif Demi Mobil Jenazah, Desak Perbaikan Jembatan yang Hilang

Peristiwa308 Dilihat

Malaka||jatenggayengnews.com – Ketiadaan jembatan penghubung di Desa Numponi, Kecamatan Malaka, Kabupaten Malaka, kembali menjadi perhatian setelah warga terpaksa membersihkan jalur alternatif demi melancarkan pengantaran jenazah seorang warga, Rabu (4/12/2024). Kondisi sungai berbatu dengan aliran air deras membuat akses menuju rumah duka sangat sulit, sehingga warga harus berjibaku membersihkan jalan dari bebatuan yang terbawa banjir.

Ano Batista, anggota keluarga almarhum, menceritakan bagaimana mereka bergotong-royong membersihkan jalan agar mobil jenazah bisa melintas. “Saat mendengar berita bahwa Mama Bela meninggal di Betun, kami langsung membersihkan jalan sungai. Kalau tidak, mobil jenazah tidak akan bisa lewat karena penuh batu besar,” ujar Ano, Selasa (6/12/2024).

Jembatan yang sebelumnya menjadi penghubung utama di wilayah tersebut hancur diterjang banjir akibat badai Seroja pada April 2021. Hingga kini, jembatan itu belum diperbaiki. Pemerintah membuka jalur alternatif sebagai solusi sementara, namun jalur ini dianggap tidak aman, terutama saat musim hujan.

BACA JUGA  WNI Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Pabrik Suku Cadang Korsel

Deni, warga setempat, menyampaikan harapannya agar pemerintah segera bertindak. “Kami sudah terlalu sering menghadapi kesulitan seperti ini. Harapan kami hanya satu, yaitu pemerintah segera memperbaiki jembatan,” ungkapnya.

BACA JUGA  Pangkalan Gas Berkah Elpiji Bantah Dugaan Penyimpangan Distribusi Subsidi

Selain mempersulit akses warga, jalur alternatif yang rawan membahayakan keselamatan juga menghambat aktivitas ekonomi di wilayah tersebut. Warga mengingatkan bahwa tanpa tindakan nyata, ancaman keselamatan dan dampak sosial akan terus meningkat. Mereka mendesak pemerintah segera membangun kembali jembatan yang menghubungkan tiga kecamatan, guna memulihkan akses transportasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. ***

Gambar 1 Gambar 2