SEMARANG||Jatenggayengnews.com – Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., mendampingi Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dalam acara Apel Kesiapsiagaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI yang berlangsung di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang pada Jumat, 13 Desember 2024. Acara tersebut juga mencakup pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Baznas Tanggap Bencana (Rakornas BTB) dan peresmian Rumah Sehat Baznas (RSB).
Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana, mengingat musim penghujan yang akan datang. “Saat ini kita akan menghadapi musim penghujan, sehingga perlu kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem,” ujarnya.
Pj Gubernur juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Baznas, yang selama ini sudah terjalin dengan baik, termasuk dalam penanggulangan bencana. “Baznas dengan relawan-relawan yang ada, akan kami persiapkan dalam menghadapi berbagai bencana yang akan terjadi,” lanjutnya.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, tercatat sebanyak 324 kejadian bencana terjadi sepanjang tahun 2024, dengan sekitar 64 persen di antaranya berupa bencana banjir. Pj Gubernur menegaskan bahwa keberhasilan penanganan bencana tidak lepas dari kolaborasi lintas sektoral, termasuk peran aktif Baznas.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam sambutannya juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi Baznas dalam penanganan bencana. “Kesiapsiagaan ini penting untuk mengurangi kerugian yang ditimbulkan. Saya mengapresiasi peran aktif Baznas, relawan, dan mitra yang bersinergi dalam penanganan bencana nasional,” ujarnya.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyebutkan bahwa Apel Kesiapsiagaan Bencana ini diikuti oleh sekitar 5.000 personel perwakilan dari ribuan relawan BTB yang tersebar di 360 kabupaten/kota di 30 provinsi Indonesia. “Insyaallah ke depan semua provinsi dan kabupaten kota akan segera dibentuk BTB. Termasuk Rumah Sehat Baznas yang semuanya didedikasikan untuk rakyat,” ujar Noor.
Pada kesempatan tersebut, Wapres juga menyerahkan bantuan simbolis berupa 450 tenda darurat dan 30 perahu karet.
Setelah acara Apel Kesiapsiagaan Bencana, Pj Gubernur Jawa Tengah mendampingi Wapres mengunjungi permukiman padat penduduk di Jalan Pandean Lamper, Kelurahan Peterongan, Kota Semarang. Di sana, mereka menyusuri gang sempit yang dipenuhi rumah warga, sambil membagikan susu kotak dan buku tulis kepada anak-anak serta melayani jabat tangan dan permintaan swafoto dari warga.
Salah seorang anak, Nando, seorang pelajar kelas III SD Negeri Peterongan, mengungkapkan kebahagiaannya. “Saya dan teman-teman dapat susu kotak dan buku tulis. Saya sangat bahagia, besok bukunya saya bawa ke sekolah,” kata Nando.
Sementara itu, salah seorang warga, Umi, berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada warga yang kurang mampu secara ekonomi. Selain itu, ia juga berharap pemerintah dapat menata kawasan padat penduduk agar tidak terkesan kumuh.






