Raja Maroko King Mohammed VI Tunjuk Dubes Baru, Termasuk untuk Indonesia

Nasional425 Dilihat
Raja Maroko King Mohammed VI Tunjuk Dubes Baru, Termasuk untuk Indonesia

Rabat||jatenggayengnews.com– Pada rapat Dewan Menteri Kerajaan Maroko yang berlangsung di Rabat, Jumat (22/10/2024), Raja Maroko, King Mohammed VI, melalui pernyataan resmi yang disampaikan Juru Bicara Istana Kerajaan, telah menunjuk sejumlah duta besar baru untuk berbagai negara.

Selain itu, beberapa pejabat tinggi juga diangkat untuk mengisi posisi strategis di lembaga-lembaga pemerintahan.

Pengangkatan duta besar dilakukan atas rekomendasi Menteri Luar Negeri Nasser Bourita, sementara penunjukan pejabat senior diajukan oleh Kepala Pemerintahan, Aziz Akhannouch.

Di antara diplomat yang ditunjuk, Othman El Ferdaous, mantan Menteri Kebudayaan, ditunjuk sebagai Duta Besar Maroko untuk Pantai Gading, Abdelkader El Jamoussi akan bertugas di Kamerun, dan Mustapha El Alami Fellousse menjadi Duta Besar untuk Republik Afrika Tengah.

BACA JUGA  Pansus II DPRD Grobogan Matangkan Raperda Desa Sesuai UU Terbaru

Selain itu, Najoua El Berrak ditunjuk sebagai Kepala Misi di Republik Kongo, dan Mohammed Iboumraten diangkat sebagai Duta Besar untuk Niger.

Ahmed Rida Chami kembali menjabat sebagai Duta Besar untuk Uni Eropa setelah pernah memegang posisi tersebut pada 2016-2018.

Beberapa duta besar lainnya yang ditunjuk meliputi Fatiha Ayadi untuk Denmark, Omar Amghar untuk Serbia, Redouane Adghoghi untuk Bulgaria, Majid Halim untuk Malaysia, Redouane Houssaini untuk Indonesia, Boutaina El Kerdoudi untuk Bangladesh, dan Younes Dirhoussi untuk Saint Lucia.

BACA JUGA  DPRD Sumenep Dorong Optimalisasi PAD untuk Kemandirian Fiskal

Selain penunjukan duta besar, Raja Maroko juga mengangkat pejabat senior di beberapa lembaga penting.

Nouaman Al Aissami ditunjuk sebagai Direktur Dana Solidaritas untuk menghadapi bencana, yang dibentuk sebagai respons terhadap bencana alam seperti gempa bumi dan banjir baru-baru ini.Raja juga mengangkat Mustapha Aboumaarouf sebagai Presiden Otoritas Kesehatan Tinggi, Samir Ahid sebagai Direktur Badan Obat-obatan dan Produk Kesehatan, serta Kamal Doghmi sebagai Direktur Badan Darah dan Derivatif.

Latifa Moftaqir diangkat sebagai Direktur Arsip Maroko dan Rahal Boubrik sebagai Direktur Institut Kerajaan untuk Penelitian Sejarah Maroko.

BACA JUGA  Tambang Galian C Ilegal Pertapahan, Kapolres Kampar Turun Tangan

Sebagai tambahan, Said Laith ditunjuk sebagai Direktur Jenderal Badan Pengembangan Atlas Tinggi, dan Wafaa Jemali sebagai Direktur Pelaksana Badan Dukungan Sosial Nasional.

Rapat Dewan Menteri juga menetapkan beberapa wali dan gubernur untuk pemerintahan pusat dan teritorial. (PERSISMA/Red)

Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2