Mbah Jemi, Lansia Renta Sebatang Kara dari Pati yang Bertahan Hidup dalam Keterbatasan

Tentang Kami716 Dilihat

Pati || Jatenggayengnews.com– Kehidupan pilu dialami oleh Mbah Jemi (81), seorang lansia yang tinggal sebatang kara di Desa Sarimulyo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Di usia senjanya, ia malah menghadapi kerasnya hidup tanpa pendamping, dengan kondisi tempat tinggal yang jauh dari layak dan tubuh yang mulai melemah.
Rumah yang ditinggali Mbah Jemi berdiri diatas tanah milik saudaranya, berdinding gedek (anyaman bambu) dan beralaskan tanah. Mbah Jemi sebelumnya tinggal bersama adiknya, namun semenjak adiknya meninggal dunia, ia hidup seorang diri. Anak semata wayangnya sudah berumahtangga di Lampung dan tidak pernah kembali. Sejak perceraian dengan suaminya, Mbah Jemi menapaki hari-hari dalam kesendirian dan keterbatasan. Dalam keseharian, Mbah Jemi sepenuhnya menggantungkan hidup dari bantuan desa. Meski hidup dalam kondisi yang memprihatinkan, Mbah Jemi menolak usulan untuk tinggal di panti sosial. Ia mengaku lebih nyaman berada di rumahnya sendiri dan tidak menyukai keramaian atau
bersosialisasi dengan banyak orang.
Terkait bantuan sosial, perangkat Desa Sarimulyo menyampaikan bahwa Mbah Jemi sempat terdaftar sebagai penerima bantuan PKH pada tahun 2021. Namun, pencairan hanya terjadi satu kali, meski ia sudah memiliki KKS dan rekening bansos. Saat ini, Mbah Jemi terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) sejak awal program berjalan. Ia juga tercatat sebagai penerima Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk layanan kesehatan.
Sebagai bentuk perhatian, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Winong bersama perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Pati, Sentra Margolaras Pati, serta Kepala Desa dan perangkat desa Sarimulyo telah melakukan asesmen terhadap kondisi Mbah Jemi. Dalam asesmen tersebut, sejumlah bantuan langsung disalurkan. PPSLU Turusgede Rembang menyerahkan bantuan sembako senilai Rp1.110.000 dari dana Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati juga akan menyalurkan bantuan sebesar Rp. 15.000.000 untuk perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pemerintah desa juga telah menyediakan jamban yang layak. Sentra Margolaras turut menyatakan komitmen untuk memberikan bantuan perabotan rumah tangga seperti kursi tamu, lemari pakaian, dan kasur setelah pelaksanaan perbaikan rumah rampung dilakukan.

Gambar 1 Gambar 2