SUMATERA UTARA|| jatenggayengnews.com – Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Sumatera Utara menggagas inovasi Si FORTE (Sinergitas Pengemban Fungsi Forensik Terpadu) sebagai upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi personel dalam penanganan tempat kejadian perkara (TKP).
Inovasi tersebut dihadirkan untuk meningkatkan sinergi antarfungsi kepolisian, khususnya dalam proses pemeriksaan dan pengumpulan barang bukti di lokasi kejadian. Melalui koordinasi yang terpadu, setiap personel diharapkan dapat menjalankan tugas secara lebih efektif, profesional, dan terarah.
Si FORTE juga menjadi langkah strategis untuk meminimalkan ego sektoral yang berpotensi menghambat koordinasi di lapangan. Dengan mengedepankan kerja sama lintas fungsi, proses penanganan TKP diharapkan berjalan lebih optimal.
Selain memperkuat koordinasi, inovasi ini turut mendukung penerapan pendekatan Scientific Crime Investigation (SCI) atau penyidikan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pendekatan tersebut menempatkan bukti ilmiah sebagai salah satu landasan penting dalam mengungkap suatu tindak pidana. Pemeriksaan barang bukti secara forensik diharapkan mampu menghasilkan informasi yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Melalui Si FORTE, Bidlabfor Polda Sumut berupaya membangun pola kerja yang lebih terintegrasi antara personel pengemban fungsi forensik dan fungsi kepolisian lainnya.
Kolaborasi lintas fungsi serta pemanfaatan metode ilmiah diharapkan semakin memperkuat profesionalisme aparat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan mendukung proses penegakan hukum.
Inovasi Si FORTE sekaligus menjadi wujud komitmen untuk menghadirkan penanganan perkara yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pembuktian ilmiah.
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






