REMBANG || Jatenggayengnews.com – Kelancaran pembangunan infrastruktur menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 di Desa Ngajaran, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang. Memasuki hari ketujuh, Senin (19/10/2026), Babinsa Ngajaran, Koptu Andik, memastikan pasokan pasir untuk pengerjaan jalan beton sesuai dengan pesanan dan kebutuhan di lapangan.
Pengecekan material tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran proses pengecoran jalan yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD. Ketersediaan pasir dalam jumlah yang sesuai diperlukan agar pengerjaan dapat berlangsung secara berkesinambungan tanpa terkendala kekurangan material.
Koptu Andik turut memperhatikan kesesuaian pasokan dengan kebutuhan pekerjaan. Pengawasan dan koordinasi dalam penyediaan material menjadi bagian penting untuk memastikan proses pembangunan berjalan terarah sesuai rencana.
Dalam pekerjaan konstruksi jalan beton, pasir merupakan salah satu material penyusun campuran beton yang harus memenuhi kebutuhan teknis pekerjaan. Karena itu, ketersediaan dan kesesuaian material perlu diperhatikan agar kualitas hasil pengecoran dapat terjaga.
Selain memastikan pasokan material, koordinasi antara personel Satgas TMMD dan pihak terkait juga diperlukan untuk menunjang efektivitas pekerjaan di lapangan. Dengan perencanaan kebutuhan yang baik, distribusi material diharapkan dapat mendukung tahapan pengecoran secara lebih lancar.
Pembangunan jalan beton melalui program TMMD Reguler ke-130 di Desa Ngajaran diharapkan dapat meningkatkan kualitas akses transportasi masyarakat. Jalan yang lebih baik nantinya diharapkan mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mengakses fasilitas umum dan mendukung kegiatan ekonomi.
Pelaksanaan pembangunan tersebut juga menjadi wujud sinergi TNI dan masyarakat dalam mendorong pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan. Dukungan material, pengawasan pekerjaan, serta semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam mencapai sasaran yang telah direncanakan.
Melalui pengecekan dan koordinasi yang berkelanjutan, pasokan material diharapkan tetap terjaga sesuai kebutuhan. Dengan demikian, pengerjaan pengecoran jalan dapat berlangsung lebih efektif, memenuhi ketentuan teknis, dan diselesaikan sesuai target yang ditetapkan.
Program TMMD Reguler ke-130 diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Ngajaran melalui akses jalan yang lebih memadai dan mendukung aktivitas warga.(Aji/Red)
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






