GROBOGAN ||Jatenggayengnews+ Dunia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali menjadi sorotan. Institusi yang memiliki tugas menegakkan ketertiban dan memberikan contoh kedisiplinan kepada masyarakat justru diterpa aroma tak sedap terkait dugaan aktivitas hiburan di lingkungan kantor dinas.
Informasi yang beredar menyebutkan, sebuah kegiatan di lingkungan kantor dinas diduga diwarnai aksi saweran kepada penyanyi, layaknya suasana di tempat hiburan atau kafe.
Jika informasi tersebut benar, kondisi ini tentu menimbulkan pertanyaan publik. Sebab, kantor pemerintahan semestinya menjadi tempat menjalankan tugas pelayanan dan penegakan aturan, bukan menjadi lokasi yang menghadirkan suasana seperti tempat hiburan.
Publik pun mempertanyakan konsistensi penegakan disiplin. Di satu sisi, Satpol PP memiliki kewenangan melakukan penertiban terhadap berbagai kegiatan usaha hiburan yang dinilai melanggar ketentuan. Namun di sisi lain, muncul dugaan aktivitas serupa justru terjadi di lingkungan kantor pemerintahan.
Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian dan klarifikasi dari pihak terkait. Jangan sampai muncul anggapan bahwa aturan hanya tegas diterapkan kepada masyarakat, sementara lingkungan internal pemerintahan justru luput dari pengawasan.
Masyarakat berharap pimpinan instansi terkait melakukan pemeriksaan secara objektif apabila benar terdapat kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi dan etika kedinasan.
Penegakan ketertiban seharusnya dimulai dari lingkungan internal pemerintahan. Sebelum menertibkan masyarakat, aparat penegak Perda harus mampu memberikan contoh kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan.
Kalau ada foto/video kegiatan tersebut, saya bisa �bantu buatkan versi berita yang lebih kuat berdasarkan fakta visual yang tersedia.






