Pemprov Jateng Perkuat Ekonomi Warga Entaskan Kemiskinan Wonogiri

WONOGIRI||Jatenggayengnews.com_Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat berbagai upaya untuk menuntaskan kemiskinan dengan tidak hanya mengandalkan bantuan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui program Desa Dampingan RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta di Desa Minggarharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri. Program ini mendapat perhatian langsung dari Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat melakukan peninjauan pada Kamis (13/8/2026).

Program Desa Dampingan dirancang berdasarkan hasil penilaian dan asesmen terhadap kondisi masyarakat. Dari pemetaan tersebut, RSJD dr. Arif Zainudin menemukan potensi ekonomi warga yang cukup kuat, terutama pada sektor pertanian dan peternakan.

BACA JUGA  DPRD Banjarbaru Tetapkan Erna Lisa-Wartono Pimpin Kota Banjarbaru

Potensi tersebut kemudian diarahkan agar dapat menjadi penggerak perekonomian sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pendekatan ini diharapkan mampu membuat warga tidak hanya menerima bantuan, tetapi memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan.

Selain potensi ekonomi, asesmen juga menemukan sejumlah persoalan yang membutuhkan penanganan. Di antaranya berkaitan dengan sektor UMKM, kesehatan, sanitasi, hingga keberadaan rumah tidak layak huni.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mengapresiasi upaya pendampingan yang dilakukan secara langsung di tingkat desa. Menurutnya, penanganan kemiskinan membutuhkan kolaborasi dan harus disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi masing-masing wilayah.

BACA JUGA  Kapolda Jatim, Media dan Organisasi Wartawan Deklarasikan Pemilu Damai

Melalui program tersebut, pemerintah berupaya mengintegrasikan berbagai intervensi agar persoalan kemiskinan dapat ditangani secara lebih menyeluruh.

Penguatan sektor pertanian dan peternakan menjadi salah satu fokus karena dinilai sesuai dengan potensi masyarakat Minggarharjo. Dengan dukungan pendampingan dan program yang tepat, potensi lokal diharapkan mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi desa.

Upaya tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengentasan kemiskinan tidak cukup dilakukan melalui pemberian bantuan. Pemberdayaan masyarakat, peningkatan akses kesehatan, perbaikan lingkungan, serta penguatan ekonomi menjadi bagian penting untuk membangun kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2