KUDUS || Jatenggayengnews.com – Puluhan tahun rumahnya terendam banjir dan berdinding rapuh, kini Hadi Mulyono (54) warga Gondangmanis, Bae bisa bernapas lega. Rumahnya diperbaiki lewat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Pemprov Jawa Tengah tahun 2025. Kunjungan Gubernur Ahmad Luthfi dan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris ke rumahnya, Senin 29 Juni 2026, menjadi bukti langsung perubahan itu.
“Saya senang sekali, senang bisa membangun rumah. Dulu mau perbaiki nggak cukup-cukup uangnya. Tertolong sekali dengan bantuan Pak Luthfi,” ujar Hadi, kuli bangunan dengan gaji Rp100 ribu per hari. Hadi adalah satu dari 254 warga Kudus penerima RTLH 2025. Tahun 2026, Pemprov menargetkan 47 unit lagi di Kudus.
Secara keseluruhan, Pemprov Jateng mencatat 274.514 unit RTLH telah diperbaiki 2025 melalui APBN, APBD, CSR, dan swadaya. Tahun 2026 ditargetkan 5.000 unit dari APBD Provinsi. Kolaborasi dengan Baznas, PT Djarum, dan Bank Jateng juga ditingkatkan. “Program RTLH ini stimulus untuk mereduksi angka kemiskinan. Kami lengkapi dengan modal usaha, pendidikan, dan gizi agar kesejahteraan naik,” tegas Gubernur Luthfi






