Surakarta ||Jatenggayengnews.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Surakarta menangani peristiwa kecelakaan kerja yang terjadi di sebuah bengkel di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Begitu menerima laporan, personel Piket Fungsi Polsek Banjarsari bersama SPKT Polresta Surakarta dan Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Surakarta langsung mendatangi lokasi. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, memeriksa para saksi, serta mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap penyebab kecelakaan.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasi Humas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Benar, kami menerima laporan terkait kecelakaan kerja di sebuah bengkel di wilayah Banyuanyar. Personel segera bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan awal, olah TKP, dan meminta keterangan sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti kejadian,” ujar AKP Lingga.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, bengkel tersebut milik Hari, warga Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari. Dalam peristiwa itu terdapat dua korban, yakni Muhammad Nursahid (56) dan Bagas Eko Prasetya (20), yang sama-sama merupakan warga Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari.
Keterangan saksi menyebutkan, sekitar pukul 10.30 WIB terdengar suara benda jatuh dari area lift barang. Saat dicek, Muhammad Nursahid ditemukan dalam posisi terlentang di dekat lift dengan luka pada kaki kanan.
Ketika sejumlah rekan kerja berusaha memberikan pertolongan kepada korban pertama, terdengar teriakan dari lantai dua yang mengabarkan adanya korban lain. Setelah diperiksa, Bagas Eko Prasetya ditemukan bersandar di pagar di sekitar area lift barang.
Kedua korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis. Muhammad Nursahid dilarikan ke RSUD Dr. Moewardi Surakarta untuk menjalani perawatan, sedangkan Bagas Eko Prasetya dinyatakan meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit yang sama.
AKP Lingga menjelaskan, berdasarkan hasil olah TKP sementara, diduga pengaman atau kunci pada tali seling lift barang tidak terpasang dengan baik sehingga pengait terlepas dan menyebabkan kecelakaan.
“Temuan awal di lokasi mengarah pada dugaan pengaman tali seling yang kurang kuat sehingga pengait terlepas. Namun, penyebab pasti masih kami dalami. Saat ini penyidik masih memeriksa saksi, mengumpulkan barang bukti, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penyebab kecelakaan kerja tersebut,” tutup AKP Lingga.






