Jakarta || jatenggayengnews.com – PT Bina Indocipta Andalan bekerja sama dengan Direktorat Humas Direktorat Jenderal Pajak (DJP) serta didukung Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia menggelar webinar bertajuk “Kupas Tuntas PP No. 20 Tahun 2026”, Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi publik dalam memahami perubahan kebijakan Pajak Penghasilan (PPh) Final bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Webinar tersebut membahas secara menyeluruh substansi Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2026, yang merevisi sejumlah ketentuan mengenai PPh Final UMKM dan menyasar wajib pajak dengan peredaran bruto tertentu.
Acara dipandu oleh Margareth dan Cicilia selaku moderator dari PT Bina Indocipta Andalan. Pembukaan dilakukan oleh praktisi hukum dan pajak, Dr. Jhon Eddy, yang menegaskan bahwa regulasi baru ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM.
Menurutnya, PP No. 20 Tahun 2026 dirancang untuk menghadirkan sistem perpajakan yang lebih adil, sederhana, tepat sasaran, dan berkelanjutan tanpa mengurangi ruang tumbuh bagi pelaku usaha kecil.
Webinar menghadirkan narasumber dari Direktorat P2Humas DJP, yakni Eddy Triono, Choirun Nisa, Gede Suarnaya, dan Zulfikar Irfial Chizli. Kegiatan diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai kalangan, mulai pelaku usaha, perbankan, profesional, akademisi, hingga masyarakat umum melalui Zoom dan siaran langsung YouTube.
Berbagai materi yang dibahas meliputi latar belakang lahirnya PP 20 Tahun 2026, perubahan fundamental dalam skema PPh Final 0,5 persen, kelompok wajib pajak yang masih berhak menggunakan fasilitas tersebut, hingga profesi tertentu yang tidak lagi masuk dalam kategori penerima fasilitas.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai mekanisme agregasi omzet Rp4,8 miliar, pencegahan praktik pemecahan usaha, aturan biaya yang tidak dapat dikurangkan, hingga strategi kepatuhan perpajakan pasca diberlakukannya regulasi baru.
Melalui forum ini, penyelenggara berharap para peserta mampu memahami arah kebijakan perpajakan terbaru sekaligus menyesuaikan pengelolaan usaha agar tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
PT Bina Indocipta Andalan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan literasi perpajakan nasional serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.






