BLORA || jatenggayengnews.com – Arief Rohman menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada 70 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora, Selasa (31/3/2026), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Arief mengajak para ASN yang memasuki masa purna tugas untuk tetap melanjutkan pengabdian di tengah masyarakat dalam berbagai bidang, meskipun telah resmi mengakhiri tugas sebagai abdi negara.
Ia mencontohkan sosok Bambang Sulistya, mantan Sekretaris Daerah Blora, yang dinilai tetap produktif meski telah berusia 70 tahun, melalui kontribusi di sektor pertanian, sosial, dan kegiatan lainnya.
“Bapak dan Ibu mungkin sudah mulai berancang-ancang. Ada yang ingin fokus merawat cucu, ada yang ingin bertani, atau aktif di kegiatan sosial dan keagamaan. Di mana pun bidangnya, kami berharap Bapak dan Ibu terus menjadi teladan bagi masyarakat sekitar,” ujar Bupati.
Dalam laporannya, disebutkan bahwa 70 ASN tersebut akan memasuki masa pensiun pada 1 Mei dan 1 Juni 2026, dengan masa pengabdian yang mencapai puluhan tahun, bahkan mendekati empat dekade.
“Di tengah pengabdian bapak ibu, ada yang masa kerjanya hingga 39 tahun 9 bulan, bahkan 39 tahun 4 bulan. Ini adalah pengabdian yang hampir 40 tahun,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati berharap pengalaman panjang para pensiunan dapat terus dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan daerah, termasuk melalui wadah organisasi purna tugas.
“Saya berharap meski pengabdian secara formal telah selesai, Bapak dan Ibu tetap ikut berperan membangun Kabupaten Blora ini. Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih atas segala sumbangsihnya,” tuturnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para ASN selama bertugas. Ia bahkan menyebut para purna tugas tersebut “lulus dengan predikat cumlaude” atas pengabdian mereka.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi bapak ibu semua yang sangat luar biasa. Semoga menjadi amal ibadah dan amal jariyah,” imbuhnya.
Selain itu, Bupati turut meminta para pensiunan membantu menyosialisasikan program pembangunan daerah kepada masyarakat, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran.
“Di tahun ini pemotongan anggaran hampir Rp370 miliar, tapi Insya Allah pembangunan akan terus kami lakukan secara bertahap dalam empat tahun ke depan. Mohon doa dan masukan dari Bapak-Ibu semuanya,” pungkasnya.
Acara tersebut turut dihadiri perwakilan BKPSDM Blora, PWRI Blora, serta pihak Mandiri Taspen. Selain penyerahan SK secara langsung, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi ketaspenan dan BPJS bagi ASN purna tugas, serta sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka.






