Kodim Banyumas Asah Kesiapsiagaan Bencana Melalui Simulasi Banjir

TNI dan Polri23 Dilihat

BANYUMAS || Jatenggayengnews.com – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana banjir terus dilakukan berbagai pihak. Salah satunya melalui Latihan Aplikasi Sistem Blok Penanggulangan Bencana Alam Banjir yang digelar Kodim 0701/Banyumas di Desa Banjarparakan, Kecamatan Rawalo, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, BPBD Banyumas, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa hingga masyarakat setempat. Latihan dirancang sebagai simulasi terpadu untuk menguji kesiapan personel, efektivitas koordinasi lintas sektor, serta respons cepat dalam menghadapi kondisi darurat akibat bencana banjir.

Pada tahap pra-bencana, para peserta melaksanakan pemetaan wilayah rawan banjir dan pendataan warga yang bermukim di sekitar bantaran Sungai Serayu. Babinsa bersama unsur terkait melakukan identifikasi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan warga berkebutuhan khusus guna memastikan proses evakuasi dapat berjalan aman dan terukur apabila terjadi bencana.

BACA JUGA  Kapolsek Gajah Dukung Kelompok Wanita Tani di Demak untuk Program Ketahanan Pangan

Simulasi kemudian memasuki fase tanggap darurat dengan skenario luapan Sungai Serayu yang menyebabkan banjir di kawasan permukiman. Dalam latihan tersebut, seluruh unsur bergerak secara terpadu di bawah satu komando untuk melaksanakan evakuasi warga, pengamanan jalur darat, hingga operasi penyelamatan menggunakan perahu karet.

Suasana latihan berlangsung dinamis dan realistis. Tim gabungan memperagakan proses penyelamatan korban dari lokasi terdampak, sekaligus menguji kecepatan komunikasi dan koordinasi antarinstansi dalam menangani situasi darurat.

Komandan Kodim 0701/Banyumas, Letkol Inf Edward Samosir, menegaskan bahwa latihan semacam ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan teknis personel sekaligus memperkuat sinergi seluruh elemen yang terlibat dalam penanggulangan bencana.

BACA JUGA  Operasi Ketupat Jaga Arus Balik Hang Nadim

“Melalui latihan ini, kami dapat menguji alur komando, koordinasi, serta pola tindak antar-unsur di lapangan sehingga saat menghadapi kondisi nyata, seluruh personel sudah memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing,” ujarnya.

Tak hanya berfokus pada aspek penanganan darurat, kegiatan tersebut juga diakhiri dengan aksi penanaman pohon di kawasan bantaran Sungai Serayu sebagai bentuk mitigasi bencana jangka panjang.

Menurut Letkol Inf Edward Samosir, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

“Penanggulangan bencana tidak hanya dilakukan saat keadaan darurat terjadi, tetapi juga melalui upaya preventif dan pelestarian lingkungan. Penanaman pohon menjadi salah satu langkah konkret untuk memperkuat struktur tanah dan meningkatkan daya serap air,” jelasnya.

BACA JUGA  Kodim 0716/Demak Gelar Lari Jalanan untuk Jaga Stamina Prajurit

Pohon-pohon yang ditanam diharapkan mampu berfungsi sebagai benteng alami yang membantu mengurangi erosi, memperkuat bantaran sungai, serta menekan potensi luapan air saat curah hujan tinggi.

Melalui perpaduan latihan teknis dan aksi pelestarian lingkungan tersebut, Kodim 0701/Banyumas berharap dapat membangun kesiapan kolektif masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana.

Gambar 1 Gambar 2