SRAGEN || Jatenggayengnews.com – Semangat kompetisi, kreativitas, dan pembinaan generasi muda mewarnai pembukaan Victory Bhayangkara Kapolres Cup E-Sport 2026 yang digelar di Hall Sibara Mapolres Sragen, Sabtu (6/6/2026).
Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut resmi dibuka oleh Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari. Mengusung tema “Dream To Become”, ajang ini menjadi wadah bagi para gamer muda Kabupaten Sragen untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membuka peluang melangkah ke tingkat yang lebih tinggi hingga kompetisi nasional.
Dalam sambutannya, AKBP Dewiana menegaskan bahwa e-sport tidak hanya sekadar permainan atau ajang mencari juara. Menurutnya, turnamen ini merupakan sarana pembinaan yang positif bagi generasi muda agar dapat menyalurkan bakat, kreativitas, dan semangat berprestasi di era digital.
“Turnamen ini bukan sekadar mencari siapa yang paling kuat, tetapi menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk berkembang, berprestasi, dan terhindar dari kegiatan negatif. Kami ingin menunjukkan bahwa generasi muda yang hebat adalah mereka yang mampu berkarya dan memberikan dampak positif bagi lingkungan,” ujar Kapolres.
Ia menjelaskan, perkembangan teknologi dan dunia digital menuntut hadirnya ruang pembinaan yang sesuai dengan minat anak muda saat ini. Karena itu, Polri melalui Kapolri Cup E-Sport 2026 berupaya menjembatani potensi generasi muda agar berkembang secara sehat, kompetitif, dan produktif.
“E-sport bukan hanya tentang bermain game. Di dalamnya ada pembentukan karakter, strategi, kemampuan komunikasi, serta kerja sama tim yang sangat penting bagi generasi masa depan,” tambahnya.
Tingginya antusiasme peserta membuat penyelenggaraan tahun ini terasa semakin istimewa. Jika pada pelaksanaan sebelumnya penjaringan peserta masih terbatas, kali ini Polres Sragen melibatkan seluruh Polsek jajaran untuk mencari bibit-bibit atlet e-sport potensial hingga tingkat kecamatan.
Langkah tersebut dilakukan agar kesempatan berkompetisi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh pemuda di Kabupaten Sragen.
“Melalui keterlibatan seluruh Polsek, kami ingin menjaring lebih banyak talenta muda yang selama ini mungkin belum memiliki kesempatan tampil. Semua memiliki peluang yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” kata AKBP Dewiana.
Dalam kompetisi ini, peserta akan bertanding pada cabang Mobile Legends Bang Bang Tournament dengan total hadiah mencapai Rp3,5 juta. Para juara nantinya akan mewakili Kabupaten Sragen pada Kapolda Cup E-Sport 2026, sebelum berpeluang melangkah ke tingkat nasional dalam Kapolri Cup E-Sport 2026 di Jakarta yang menyediakan total hadiah hingga Rp500 juta.
Tidak hanya menghadirkan pertandingan Mobile Legends, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan Cosplay Character Competition serta Influencer/KOL Hunt, yakni lomba pembuatan konten media sosial yang mengangkat pesan positif tentang e-sport sekaligus memperkuat kedekatan humanis Polri dengan masyarakat melalui tagar #ESPORTSKAPOLRICUP2026 dan #DREAMTOBECOME.
Kapolres Sragen juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan fair play selama kompetisi berlangsung.
“Bermainlah secara sehat, tunjukkan kemampuan terbaik, dan junjung tinggi sportivitas. Jadikan ajang ini sebagai sarana mengasah kemampuan, mempererat persaudaraan, serta membuktikan bahwa generasi muda Sragen mampu bersaing di tingkat nasional,” pesannya.
Pembukaan turnamen ditandai dengan pembacaan basmalah dan penekanan tombol simbolis pada layar oleh AKBP Dewiana Syamsu Indyasari bersama panitia dan Kasat Narkoba Polres Sragen. Momen tersebut menandai dimulainya perjalanan para gamer muda Bumi Sukowati menuju panggung kompetisi yang lebih tinggi.
Melalui ajang ini, Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri kepada generasi muda dengan menghadirkan ruang prestasi yang positif, kreatif, dan inspiratif sebagai bagian dari upaya menyongsong Indonesia Emas 2045.






