GROBOGAN || jatenggayengnews.com – Aktivitas warga di wilayah Pulokulon kini kembali lancar seiring selesainya pembangunan Jembatan Kedungwungu. Jembatan yang menjadi akses vital mobilitas masyarakat tersebut sudah mulai dilewati kendaraan dan dimanfaatkan kembali oleh warga sekitar.
Bupati Grobogan, Setyo Hadi, turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan hasil akhir pembangunan jembatan aman dan layak digunakan. Bupati tampak menyusuri bentang jembatan guna mengecek kekuatan serta kualitas konstruksi sebelum difungsikan sepenuhnya.
“Jembatan ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi akses penting bagi aktivitas masyarakat sehari-hari. Saya ingin memastikan betul bahwa jembatan ini aman dan nyaman digunakan,” ujar Setyo Hadi saat peninjauan.
Keberadaan Jembatan Kedungwungu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Para petani kini tidak perlu lagi memutar jauh untuk mengangkut hasil panen, sementara anak-anak sekolah dapat melintas dengan lebih aman dan tenang.
Menurut Bupati, pembangunan infrastruktur memang membutuhkan waktu dan ketelitian. Rampungnya Jembatan Kedungwungu menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam mewujudkan semangat Mbangun Deso Noto Kutho, yakni pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.
“Saya titip agar jembatan ini dijaga bersama. Dengan infrastruktur yang baik, roda ekonomi masyarakat Pulokulon dan sekitarnya bisa bergerak lebih cepat dan membawa manfaat bagi banyak orang,” pesannya.
Dengan berfungsinya kembali Jembatan Kedungwungu, diharapkan mobilitas warga semakin lancar dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat tumbuh secara berkelanjutan.






