Teknik Embedded Commands Dinilai Berpengaruh pada Pergaulan Remaja

Nasional522 Dilihat

JAKARTA || jatenggayengnews.com — Teknik komunikasi bertajuk embedded commands atau perintah terselubung kini menjadi perhatian karena dinilai memiliki pengaruh besar dalam interaksi sosial, terutama di kalangan remaja. Embedded commands merupakan teknik penyampaian perintah secara halus melalui kalimat yang tampak wajar, sehingga pendengar tidak menyadari bahwa mereka sedang diarahkan untuk melakukan sesuatu.

Embedded commands bekerja dengan menempatkan sugesti di dalam kalimat yang lebih umum. Contohnya, kalimat “Kamu mungkin belum sadar, tapi semakin lama kita ngobrol, kamu akan semakin tertarik untuk mencobanya” menyimpan perintah terselubung “kamu akan semakin tertarik untuk mencobanya.” Menurut para pemerhati komunikasi, pola bahasa seperti ini sering dimanfaatkan dalam pemasaran, persuasif, hingga konteks hipnotik tingkat ringan.

BACA JUGA  Apresiasi Capaian Kinerja Anggota, Pangdam IV/Diponegoro Kunjungi Kodim Jajaran

Seorang praktisi komunikasi menjelaskan, “Perintah terselubung masuk ke pikiran bawah sadar karena pendengar fokus pada konteks kalimat, bukan pada sugesti yang disisipkan.” Teknik tersebut juga sering muncul dalam bentuk motivasi positif, seperti “Ketika kamu mulai berusaha, kamu akan menemukan bahwa hal-hal sulit jadi lebih mudah.”

Meski dapat digunakan untuk kebaikan, embedded commands juga dapat menjadi alat manipulasi sosial. Dalam pergaulan remaja, teknik ini kerap mendorong seseorang untuk mengikuti perilaku yang sebenarnya tidak mereka inginkan. Misalnya, kalimat “Semakin banyak barang keren yang kamu punya, kamu pasti merasa lebih dihargai” menanamkan sugesti bahwa kebahagiaan bergantung pada kepemilikan barang mewah.

BACA JUGA  Polisi Sikat Habis Debt Collector Berkeliaran Dijalan

Situasi serupa juga terjadi dalam ajakan mengikuti aktivitas tertentu. “Ketika kamu mulai ikut gabung, kamu pasti merasa lebih dekat dengan teman-teman,” merupakan perintah halus yang dapat menekan seseorang untuk mengikuti kegiatan yang tidak mereka sukai. Bahkan dalam konteks gaya hidup tidak sehat, kalimat seperti “Semakin kamu sering hangout dan begadang, kamu pasti merasa lebih seru” dapat memengaruhi remaja terlibat dalam kebiasaan yang merugikan kesehatan.

Pengamat sosial menyebut teknik ini efektif karena bekerja tanpa disadari. “Embedded commands bisa membuat seseorang mengikuti sesuatu tanpa berpikir kritis. Remaja menjadi kelompok paling rentan karena tekanan pergaulan sangat kuat,” ujarnya.

BACA JUGA  GJL/GAMAT-RI Kawal Kelompok Tani Karangsari Urus PTSL

Memahami cara kerja teknik ini dinilai penting agar masyarakat, khususnya generasi muda, lebih sadar terhadap bentuk manipulasi halus dalam percakapan sehari-hari. Dengan kesadaran tersebut, individu diharapkan mampu bersikap lebih bijak, kritis, dan berani mengambil keputusan sesuai nilai diri, bukan tekanan lingkungan.

Gambar 3
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2