MTQH Jateng XXXI Resmi Dibuka di Tegal

TEGAL || jatenggayengnews.com – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) XXXI Tingkat Provinsi Jawa Tengah di Alun-alun Kabupaten Tegal, Senin (10/11/2025) malam. Gelaran religius ini diikuti sekitar 900 peserta dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah dan akan berlangsung hingga 13 November 2025.

Para peserta akan berkompetisi pada 9 cabang dan 27 golongan perlombaan. Dalam sambutannya, Sumarno mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Al-Quran dan hadis sebagai pedoman hidup. “Di dalam Al-Quran dan hadis terdapat ajaran, perintah, dan larangan Allah SWT bagi umat muslim. Mari kita memaknainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sumarno menuturkan bahwa MTQH XXXI kali ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional 2026 yang direncanakan digelar di Jawa Tengah. Ia berharap ajang tersebut dapat menjadi sarana menjaring kafilah terbaik.

BACA JUGA  Belum Ada Kesepakatan, Sengketa Lahan PDIP Rembang Lanjut Mediasi

“Mohon bisa dioptimalkan potensi dari para peserta, sehingga nanti akan terpilih kafilah yang akan mewakili Jawa Tengah dalam MTQ Nasional 2026,” tambahnya. Dengan persiapan matang, Jawa Tengah diharapkan mampu meraih gelar juara umum.

BACA JUGA  Turnamen Bulutangkis Antar Jurnalis dan TNI-Polri Merayakan HUT Ke-26 IJTI di Kudus

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, menyampaikan bahwa penyelenggaraan MTQH tahun ini memiliki perbedaan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Pada perhelatan tahun ini, cabang hadis juga digabungkan dalam perlombaan. Harapannya dapat menjaring calon peserta untuk MTQ Nasional 2026 maupun STQ 2027,” jelasnya.

BACA JUGA  Dapur Umum Kodim Pekalongan dan Forkopimda Pekalongan Penuhi Kebutuhan Pangan Masyarakat Yang Terdampak Banjir

Kegiatan MTQH XXXI berlangsung meriah dan menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas seni baca Al-Quran sekaligus memperkuat pembinaan generasi Qurani di Jawa Tengah.

Gambar 1 Gambar 2