Semarang || Jatenggayengnews.com-Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, melantik dan rotasi sembilan (9) Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, Kamis (23/10/2025).
Salah satunya Indriyasari yang sebelumnya menjabat Kepala Bapenda Kota Semarang, kini kembali menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Sementara itu, posisi Kepala Bapenda Kota Semarang kosong.
Kemudian Bambang Pramusinto yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik.
Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Walikota Semarang nomor P1096/800.1.093.3/X/2025 tanggal 22 Oktober 2025.
Perombakan ini bertujuan untuk penyegaran organisasi dan optimalisasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Para pejabat yang dilantik akan mengisi posisi-posisi strategis sebagai Kepala OPD, Asisten, dan Staf Ahli di lingkungan Pemkot Semarang.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program kerja Pemkot dan meningkatkan pelayanan publik.
Berikut adalah nama-nama 9 pejabat Eselon II yang dilantik dan dirotasi beserta jabatan barunya:
| No. | Nama Pejabat | Jabatan Baru |
| 1. | Heroe Soekendar, Sos | Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM pada Kesekretariatan Daerah Kota Semarang |
| 2. | Indriyasari, SE., MAP. | Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang |
| 3. | Bambang Pramusinto, SH. SIP, MSi | Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang |
| 4. | Eko Krisnarto, SPkk | Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang |
| 5. | Kusnandir, MM. | Kepala Satpol PP Kota Semarang |
| 6. | Sih Rianung, ST. MT | Kepala Damkar Kota Semarang
| 7. | Soenarto, S.Kom, MM | Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang |
| 8. | R. Wing Wiyarso P. S.Sos, M.Si. | Asisten Administrasi Umum Setda Kota Semarang |
| 9. | Dr. Yudi Wibowo SE. | Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Setda Kota Semarang |
Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti menekankan agar para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaiknya untuk kemajuan Kota Semarang.
Menurutnya, ada beberapa PR (pekerjaan rumah) yang harus segera kepala dinas baru selesaikan.
“Tentunya sebagai kota perdagangan jasa yang urusannya tidak semua bisa terselesaikan dengan administratif dan APBD. Tapi harus dengan inovasi,” kata dia.
Selain inovasi, lanjutnya, tentu pejabat yang telah dilantik harus menjaga integritas dan mengutamakan pelayanan.
“Pelayanan itu yang paling penting. Kadang-kadang hanya karena kendala kecil-kecil pelayanan menjadi terabaikan.”
“Terkadang karena mau menjadi kelihatan baik sehingga kanan kiri dan lainnya diabaikan,” imbuhnya.
Menurutnya, ada beberapa PR (pekerjaan rumah) yang harus segera kepala dinas baru selesaikan.
“Tentunya sebagai kota perdagangan jasa yang urusannya tidak semua bisa terselesaikan dengan administratif dan APBD. Tapi harus dengan inovasi,” kata dia.
Selain inovasi, lanjutnya, tentu pejabat yang telah dilantik harus menjaga integritas dan mengutamakan pelayanan.
Pasca pelantikan kali ini, Agustina mengaku akan segera melakukan pengisian jabatan-jabatan kosong di Pemkot Semarang.
“Sebentar lagi akan dirilis ya. Kami diberikan beberapa opsi pilihan.”
“Mau pakai metode Manajemen Talenta bisa, karena Pemkot Semarang sudah bisa menggunakannya,” imbuh Agustina.
Meski demikian, Agustin tetap berharap adanya keterlibatan unsur-unsur dari akademisi dan luar pemerintah untuk lebih memperkaya pengetahuan para kandidat.
“Tapi tentunya akan sesuai kebutuhan lapangan yang akan pejabat nantinya duduki. Kami berharap pemilihan itu dasarnya adalah karena urgensi jadi harus tetap dan cepat,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala BKPP Kota Semarang, Joko Hartono mengatakan jika walikota telah melaksanakan rotasi pejabat yang nantinya akan berlanjut dengan pengisian jabatan-jabatan lain.
Seperti jabatan pimpinan utama, administrasi atau maupun pengawas.
“Kami sudah mendapat izin untuk melaksanakan kebijakan jabatan di semua level menggunakan manajemen talenta ini,” papar dia.
“Semua jabatan kosong, saya yakin akan bertahap terisi. Dari pimpinan utama sampai lurah bisa menggunakan sistem merit manajemen talenta ini, ” imbuh dia.
Selanjutnya, untuk pejabat yang pensiun, kami juga akan mengisi kekosongan jabatan. Tentunya dengan melibatkan akademisi yang memang expert di bidang manajemen bisnis. Untuk bisa memilih kader-kader yang terbaik untuk pengisian-pengisian jabatan yang kosong.
Joko menyebut, masih ada 8 dinas yang masih kosong untuk jabatan kepala dinasnya.
Di antaranya, Dinas Perhubungan, Kominfo, Dinas Pendidikan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Komunikasi Informasi, Statistik dan Persandian, Dinas Sosial, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman.
Direktur RSWN, dan Kepala Dinas Perindustrian yang akan pensiun nanti 1 November 2025.






