Pertamina Buka 17 Posko Aduan Motor Rusak Usai Isi Pertalite

Nasional309 Dilihat

jatenggayengnews.com – PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) membuka 17 posko pengaduan di sejumlah daerah di Jawa Timur. Langkah ini diambil setelah muncul keluhan masyarakat terkait kendaraan roda dua yang tersendat atau brebet usai mengisi bahan bakar jenis Pertalite.

“Sebagai bentuk keterbukaan layanan publik, Pertamina saat ini menyediakan 17 titik posko untuk melayani keluhan dan pelaporan masyarakat dengan panduan langkah,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, Rabu (29/10/2025).

Dari total 17 posko, delapan di antaranya berada di Kota Surabaya dan Sidoarjo. Sisanya tersebar di Bojonegoro, Lamongan, Gresik, Kediri, dan Tuban.

BACA JUGA  Terjadi Tabrakan Beruntun Antara Truk Kontainer Dengan Mini Bus Calya

Berikut sebaran lokasi posko:

  • Surabaya: SPBU Arif Rahman Hakim, Kayoon, Wonorejo, dan Kebonsari.
  • Sidoarjo: SPBU Medaeng, Tropodo, Jenggolo, dan Krian.
  • Lamongan: SPBU Mantup dan Sunan Drajat.
  • Gresik: SPBU Veteran dan Wahidin Sudirohusodo.
  • Bojonegoro: SPBU MT. Haryono dan Sawunggaling.
  • Tuban: SPBU Wire, Gedongombo.
  • Kediri: SPBU Joyoboyo dan Ahmad Dahlan.
BACA JUGA  Paskibraka Blora Diberi Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan Miras

“Untuk wilayah terdampak lainnya di luar lokasi posko di atas, masyarakat dapat langsung menghubungi SPBU tempat terakhir melakukan pembelian BBM,” tambah Ahad.

Pertamina juga membuka saluran pengaduan daring melalui Pertamina Contact Center 135, email pcc135@pertamina.com, dan DM Instagram @pertamina.135.

BACA JUGA  Program TNI Manunggal Air Dandim 0726/Sukoharjo Resmikan Sumur Dalam di Masjid Al Istiqomah

Ahad menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat. “Pertamina pastikan penyaluran produk BBM tetap berjalan lancar sehingga kebutuhan energi masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.

Pertamina menegaskan seluruh distribusi bahan bakar telah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan melewati uji laboratorium sebelum diedarkan. Saat ini, investigasi dan pengujian ulang terhadap sampel Pertalite di wilayah Jawa Timur masih berlangsung untuk memastikan mutu produk tetap terjaga.