Tumpahan Solar Picu Kecelakaan Beruntun di Bangkalan

Nasional6 Dilihat

BANGKALAN || jatenggayengnews.com – Tumpahan bahan bakar jenis solar di jalur Arosbaya hingga Bencaran, Kabupaten Bangkalan, memicu serangkaian kecelakaan lalu lintas pada Minggu (3/5/2026).

Sedikitnya tiga insiden kecelakaan dilaporkan terjadi akibat kondisi jalan yang licin dan membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor. Peristiwa ini terjadi sejak pagi hari dan sempat menimbulkan kepanikan di kalangan pengendara yang melintas.

Sejumlah korban dilaporkan terjatuh setelah kehilangan kendali saat melintasi ruas jalan yang terkontaminasi solar. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa, namun beberapa pengendara mengalami luka ringan.

BACA JUGA  DPRD Kota Madiun Setujui Perubahan APBD 2024, Pj Wali Kota Jelaskan Penurunan Kemiskinan

Menurut keterangan warga setempat, tumpahan solar diduga berasal dari kendaraan pengangkut bahan bakar yang mengalami kebocoran di sepanjang jalur tersebut.

“Banyak pengendara yang tergelincir, terutama sepeda motor. Jalannya sangat licin,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian.

BACA JUGA  Menuju Masa Depan, Satgas Mobile Raider 300 Berikan Perlengkapan Sekolah di Papua

Menanggapi kejadian ini, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Bangkalan segera turun ke lokasi dengan mengerahkan dua unit armada. Pembersihan dilakukan dengan menyemprotkan air serta material khusus untuk mengurangi tingkat kelicinan di badan jalan.

Selain itu, aparat kepolisian juga dikerahkan untuk mengamankan lokasi dan mengatur arus lalu lintas guna mencegah kecelakaan susulan. Pengendara diimbau untuk lebih berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan menjaga jarak aman saat melintas di area terdampak.

BACA JUGA  Bupati Grobogan Pimpin Upacara Peringatan HUT KORPRI Ke-52

Hingga berita ini diturunkan, kondisi jalan dilaporkan mulai berangsur normal setelah dilakukan penanganan intensif oleh petugas. Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna memastikan sumber pasti tumpahan bahan bakar tersebut.

Pihak terkait juga mengingatkan perusahaan maupun pengemudi kendaraan pengangkut bahan bakar agar memastikan kondisi armada tetap layak jalan, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.