IPB Buka 100 Formasi Dosen Tetap Non-PNS Tahun 2025

Nasional251 Dilihat

jatenggayengnews.com – Institut Pertanian Bogor (IPB) resmi membuka rekrutmen Calon Dosen Tetap Non-Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk tahun 2025. Sebanyak 100 formasi disediakan, mencakup 13 fakultas dan sekolah di lingkungan IPB.

Rekrutmen ini merupakan bagian dari pelaksanaan otonomi ketenagaan IPB sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2013 tentang Statuta IPB, Pasal 71. Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), IPB memiliki kewenangan untuk mengangkat pegawai tetap maupun tidak tetap secara mandiri.

“Seleksi ini bertujuan mencari talenta akademik terbaik yang siap mengabdi dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di IPB,” ujar Kepala Biro Sumber Daya Manusia IPB, Dr. Ir. Yuliana Rahayu, M.Si., dalam keterangan tertulis di laman resmi IPB, Jumat (24/10/2025).

BACA JUGA  Tragiss, Saat Bakar Sampah Tubuh Seorang Siswa SDN 10 Durian Jantung Ikut Terbakar, Begini Kronologinya

Adapun formasi terbuka untuk 13 fakultas dan sekolah, antara lain Fakultas Pertanian, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Kedokteran, Sekolah Vokasi, serta Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika (SSMI).

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman https://career.ipb.ac.id mulai 24 Oktober hingga 21 November 2025.

Beberapa persyaratan utama bagi pelamar antara lain:

  • Warga Negara Indonesia berusia maksimal 45 tahun per 31 Oktober 2025;
  • Sehat jasmani dan rohani serta berkelakuan baik;
  • Tidak menjadi anggota partai politik atau organisasi terlarang;
  • Memiliki kemampuan bahasa Inggris akademik (TOEFL minimal 550 PBT/80 iBT atau IELTS 6.5);
  • Lulusan S1, S2, atau S3 dari perguruan tinggi bereputasi global, diutamakan masuk peringkat Top 100 atau 300 QS World University Ranking by Subject;
  • Bersedia menjalani masa percobaan selama 1 tahun dan mengabdi minimal 10 tahun setelah diangkat sebagai pegawai tetap.
BACA JUGA  Menag Tekankan Manasik Haji Tidak Hanya Fokus pada Fikih, Tapi Juga Tasawwuf dan Filosofi

Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, ujian kompetensi dasar (SKD), talent assessment, ujian kompetensi bidang (SKB), microteaching, tes psikologi, serta wawancara dengan pimpinan IPB.

“IPB berkomitmen menjamin proses seleksi yang transparan dan berbasis meritokrasi. Kami ingin mendapatkan calon dosen yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen terhadap tridarma perguruan tinggi,” tambah Dr. Yuliana.

BACA JUGA  Cak Imin Kaget Prostitusi Marak di Sekitar IKN, Minta Cek

Hasil akhir seleksi dijadwalkan diumumkan 20 Januari 2026, dan proses pemberkasan dilakukan pada 21–31 Januari 2026.

Dengan dibukanya kesempatan ini, IPB berharap dapat memperkuat kapasitas akademik serta memperluas jejaring riset nasional dan internasional demi memperkuat posisi IPB sebagai universitas riset berkelas dunia.

file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2