PURWOREJO || jatenggayengnews.com – Sosok Yuli Hastuti menjadi sorotan publik setelah tercatat sebagai bupati dengan kekayaan paling rendah di antara kepala daerah lain di Provinsi Jawa Tengah. Ia resmi menjabat sebagai Bupati Purworejo untuk periode 2025–2030, sekaligus memimpin salah satu kabupaten dengan jumlah penduduk paling sedikit di provinsi tersebut.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Purworejo merupakan kabupaten tersepi keempat di Jawa Tengah dengan jumlah penduduk sebanyak 809.651 jiwa. Meski begitu, wilayah ini tetap menunjukkan peningkatan kesejahteraan dengan ditetapkannya Upah Minimum Kabupaten (UMK) Purworejo tahun 2025 sebesar Rp2.265.938, naik 6,5 persen dari tahun sebelumnya.
UMK tersebut diumumkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Keputusan Gubernur Jateng Nomor 561/45 Tahun 2024 yang dibacakan oleh Pj Gubernur Nana Sudjana. Ia menyebut bahwa UMP Jawa Tengah 2025 ditetapkan sebesar Rp2.169.349, naik Rp132.402 dari UMP 2024.
Di sisi lain, berdasarkan laporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total kekayaan yang dimiliki Yuli Hastuti tercatat sebesar Rp367,5 juta, menjadikannya bupati dengan kekayaan paling rendah di Jawa Tengah.
Rincian harta kekayaan Bupati Yuli Hastuti sebagai berikut:
- Alat transportasi dan mesin: Rp291,7 juta
- Di antaranya, Toyota Kijang Innova tahun 2018 senilai Rp250 juta
- Kendaraan lainnya senilai Rp41,7 juta
- Harta bergerak lainnya: Rp26,3 juta
- Kas dan setara kas: Rp49,3 juta
Dalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa Yuli Hastuti tidak memiliki properti berupa tanah atau bangunan, dan tidak memiliki utang.
Meski memiliki kekayaan pribadi yang tergolong rendah, Yuli Hastuti dipercaya memimpin Kabupaten Purworejo untuk lima tahun ke depan. Kondisi ini turut menjadi sorotan publik, terutama di tengah meningkatnya tuntutan transparansi dan integritas dalam kepemimpinan daerah.
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






