Temanggung || jatenggayengnews.com – Guna mengasah kemampuan dasar jurnalistik dan broadcasting di kalangan pelajar, Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Temanggung TV menjadi pemateri dalam kegiatan ekstrakurikuler di SMK 17 Temanggung. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 4 Agustus 2025, dan diikuti puluhan siswa yang tertarik mengembangkan keterampilan di bidang media.
Materi yang disampaikan tak hanya fokus pada teknik pelaporan dan penyiaran informasi, namun juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap kaidah dan kode etik jurnalistik. Hal ini dianggap sangat penting di tengah arus informasi yang semakin cepat dan terbuka.
“Setiap orang dapat menjadi wartawan di era keterbukaan informasi dan pesatnya perkembangan teknologi saat ini. Oleh karena itu, kaidah dan etika jurnalistik sangat diperlukan untuk menjaga informasi tetap di jalurnya,” ujar Rizal Ifan Chanaris, Direktur Umum LPPL Temanggung TV, saat dihubungi Tim Media Center.
Menurut Rizal, pelatihan jurnalistik bagi pelajar bukan hanya soal mengenalkan profesi wartawan, melainkan juga membekali generasi muda agar lebih cermat dan bertanggung jawab dalam mengelola serta menyampaikan informasi.
Kepala SMK 17 Temanggung, Sri Wahyuni, S.Pd., M.M., menyambut positif kehadiran LPPL Temanggung TV sebagai mitra dalam kegiatan ekstrakurikuler. Ia menilai kolaborasi ini akan membuka wawasan siswa tentang dunia jurnalistik yang profesional dan beretika.
“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan Temanggung TV. Siswa kami bisa belajar langsung dari praktisi media, yang tentunya akan menjadi bekal penting, baik untuk karier maupun kecakapan literasi digital mereka,” kata Sri Wahyuni.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa SMK 17 Temanggung untuk lebih mengenal dunia jurnalistik dan penyiaran secara utuh, serta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan beretika.







