Sudewo Audiensi ke Kemendagri Usai Terpilih

Tentang Kami637 Dilihat

Jakarta || JatengJayengnews.com — Bupati Pati, Sudewo, yang baru saja didapuk sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), melakukan audiensi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian pada Jumat (4/7/2025) di Kantor Kemendagri, Jakarta.

Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari hasil Musyawarah Nasional (Munas) VI APKASI sekaligus membahas persiapan pelantikan pengurus baru untuk masa bakti 2025–2030. Audiensi dihadiri jajaran pengurus inti APKASI, termasuk Ketua Umum terpilih Bupati Lahat Bursah Zarnubi, Sekjen APKASI Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, serta sejumlah bupati lain seperti Arief Rohman (Blora), Dadang Supriatna (Bandung), dan Satono (Sambas).

Sudewo menyampaikan pentingnya momen ini dalam mempererat sinergi antara pusat dan pemerintah kabupaten.

BACA JUGA  UGM Diplekoto Jadi University Elephant Mada, Alumni Sebut Imbas Langsung Polemik Ijazah Jokowi

“Hari ini kami bertemu Bapak Mendagri dalam rangka menyampaikan hasil Munas APKASI dan membahas hal-hal strategis, termasuk sinergi untuk mengawal program-program prioritas nasional,” ujar Sudewo.

BACA JUGA  Kajari DS Tindak Lanjuti LP MTsN 2 Lubuk Pakam,LSM Lipan Sumut Kawal Dan Terus Kejar Kasus Dugaan Korupsi Tersebut.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan dua hal utama: pentingnya membentuk kepengurusan yang solid dan menyusun rencana kerja yang terarah. Ia juga menyatakan kesiapan pemerintah pusat untuk segera melantik kepengurusan baru setelah tahapan formatur rampung.

“APKASI memiliki peran vital sebagai jembatan komunikasi antara pusat dan daerah. Saya harap organisasi ini bisa terus menyuarakan aspirasi daerah dan mendorong inovasi untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Mendagri Tito.

BACA JUGA  Gass Full,,,Polrestabes Medan Kembali Gerebek Jermal 15, Belasan Bandit Narkoba Gol

Audiensi berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh semangat, sekaligus membahas berbagai isu aktual seperti tata kelola pemerintahan yang akuntabel, serta dorongan terhadap program strategis nasional, seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, dan program perumahan rakyat.