Utamakan Pembangunan Jamban Untuk Warga Desa Prigi

GROBOGAN || jatenggayengnews.com – Kegiatan Bidang Teritorial Khususnya Bhakti TNI yaitu Karya Bhakti Mandiri (KBM) TNI tahap VIII Tahun 2023 Kodim 0717/Grobogan sudah mulai dilaksanakan di Dusun Pepe Desa Prigi Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan. Selasa (20/06/23).

Dalam kegiatan KBM ini mengerjakan sasaran fisik salah satunya pembuatan jambanisasi bagi masyarakat pra sejahtera. Dalam rangka meningkatkan kesadaran hidup sehat yaitu dengan diberikanya jambanisasi di keluarga yang belum memiliki jamban tersebut, ini menjadi salah satu program kegiatan fisik KBM.

Salah satu dari penerima jambanisasi adalah Bapak Mugiyono, 55 tahun pekerjaan buruh tani. Warga Dusun Pepe ini merasa sangat terbantu dengan diberikannya Jambanisasi dalam program KBM tahap VIII yang dilaksanakan oleh Koramil 19/Kedungjati Kodim 0717/Grobogan.

BACA JUGA  Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Ceramah Kebangsaan Pada HUT Yonif 400/Banteng Raider

“Terima kasih kepada Bapak TNI yang telah membuatkan jamban di keluarga kami. Sebelumnya kami memang belum mempunyai jamban. Semoga amal baik bapak-bapak TNI mendapatkan balasan dari Tuhan,” ungkap Bapak Mugiyono di sela-sela kegiatan saat pemasangan jamban tersebut.

BACA JUGA  Alun-Alun Gianyar Jadi Saksi Doa Lintas Agama dan Ikrar Damai

Sementara itu menurut keterangan Danramil 18/Kedungjati Kapten Cba Aniful Murtadlo mengatakan, dalam pengerjaan KBM ini sengaja diutamakan pemasangan jamban, mengingat jamban tersebut sangat dibutuhkan bagi warga yang mendapatkannya.

“Kami bersama anggota dan dibantu warga masyarakat mengutamakan pemasangan jamban terlebih dahulu, karena masih ada masyarakat disini yang belum mempunyai jamban,” terang Kapten Aniful.

BACA JUGA  Hari ke 3 Lebaran, Kapolres Semarang Tinjau Sejumlah Obyek Wisata.

Ditambahkan, besar harapan masyarakat di desa tersebut dapat ikut mengupayakan terwujudnya pola hidup sehat masyarakat melalui jambanisasi.

“Jambanisasi tersebut bertujuan untuk memberikan contoh kepada masyarakat agar mulai membiasakan hidup sehat. Dengan buang hajat di jamban yang memenuhi standar kesehatan, berarti sudah membiasakan hidup dan bermasyarakat secara sehat,” pungkas Aniful. (Pendim0717/Grobogan).

Wartawan : Arifin

Editor.       : Luluk