Laka Maut Jalan Grobogan-Blora, Pemuda Tanggungharjo Tewas di Tempat

foto : Laka Maut Jalan Grobogan-Blora, Pemuda Tanggungharjo Tewas di Tempat

GROBOGAN || jatenggayengnews.com – Kecelakaan tragis kembali terjadi di ruas Jalan Purwodadi–Blora, tepatnya di depan sebuah minimarket yang berada di Desa Pojok, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Peristiwa ini berlangsung pada Sabtu dini hari (31/5/2025) sekitar pukul 03.46 WIB.

Seorang pemuda berinisial NA (26 tahun), warga Desa Tanggungharjo, Kecamatan Grobogan, dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, seorang korban lain yang diketahui berinisial KA (20), asal Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, mengalami luka serius di bagian kepala dan dalam kondisi tidak sadarkan diri saat dibawa ke RSUD Purwodadi.

BACA JUGA  Gelar Porprov Jateng 2023 Tim Bola voli Grobogan Targetkan Menggondol Medali Emas

Menurut keterangan tertulis dari Gesit Kristyawan, Kepala Seksi Pelayanan PMI Grobogan, tim medis segera menuju lokasi setelah menerima laporan. “Kami mendapati satu korban meninggal di tempat dan satu lainnya luka berat. Kondisinya tidak sadar dengan luka robek di kepala,” ujarnya.

Tragedi ini menambah panjang daftar kecelakaan mematikan yang terjadi di jalur provinsi tersebut. Pada Senin (19/5/2025) sebelumnya, kecelakaan serupa terjadi di Desa Truwolu, Kecamatan Ngaringan, yang merenggut nyawa seorang ibu hamil. Bayi dalam kandungannya yang berusia sembilan bulan berhasil diselamatkan meskipun ibunya meninggal dunia.

BACA JUGA  Ribuan Warga Pati Geruduk Pendopo dan DPRD, Tuntut Bupati Sudewo Mundur

Tak hanya itu, tiga hari sebelumnya, Sabtu (16/5/2025), seorang pekerja perempuan dari Desa Karanganyar, Kecamatan Purwodadi, juga tewas akibat kecelakaan di jalur yang sama. Bahkan, pada 20 April 2025, dua remaja — AFR dari Desa Banjardowo dan DAH dari Desa Kropak — juga kehilangan nyawa di Desa Pojok, lokasi yang sama dengan kecelakaan terbaru.

BACA JUGA  Pj. Wali Kota Salatiga Apresiasi UKSW Gelar Pagelaran Wayang dalam Dies Natalis ke-68

Banyaknya kecelakaan yang terjadi, termasuk yang tidak terliput media, mengindikasikan bahwa jalur ini rawan kecelakaan dan membutuhkan perhatian lebih dari pihak berwenang.

Gambar 1 Gambar 2