BNPB Catat Bencana Angin dan Banjir di Bangka dan Banten, Ratusan Rumah Terdampak

Nasional282 Dilihat

JAKARTA || jatenggayengnews.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data kejadian bencana yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia dalam periode 24 jam terakhir, mulai Sabtu (28/6/2025) pukul 07.00 WIB hingga Minggu (29/6/2025) pukul 07.00 WIB. Laporan tersebut mencakup peristiwa angin puting beliung di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta banjir di Kota dan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Kejadian pertama tercatat di Desa Paya Benua Adeham, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka. Angin puting beliung yang terjadi pada Sabtu pagi pukul 10.18 WIB tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi disertai angin kencang. Hasil kaji cepat sementara mencatat sebanyak 20 rumah mengalami kerusakan ringan.

“BPBD Kabupaten Bangka langsung melakukan penanganan darurat dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta kecamatan setempat,” ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan resminya.

BACA JUGA  Wakil Ketua IWO Mengecam Tindakan Ketua Umum PKN yang Diduga Halangi Kebebasan Pers

Sementara itu, di Provinsi Banten, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi menyebabkan banjir di wilayah Kota Tangerang pada Sabtu siang (28/6) sekitar pukul 13.30 WIB. Genangan dengan ketinggian air 20–100 sentimeter merendam permukiman di tiga kecamatan, yakni:

  • Kecamatan Cibodas: Kelurahan Uwung Jaya
  • Kecamatan Periuk: Kelurahan Sangiang Jaya, Gembor, dan Gebang Jaya
  • Kecamatan Jatiuwung: Kelurahan Jatake

Berdasarkan data yang diterima BNPB, sebanyak 280 kepala keluarga (KK) dan 280 rumah terdampak, dengan enam warga dilaporkan mengungsi. Banjir juga mengakibatkan lima ruas jalan tergenang, sehingga mengganggu aktivitas dan arus lalu lintas warga.

BACA JUGA  Dokkes Polres Grobogan Lakukan Pemeriksaan Kesehatan pada Petugas Pos Pengamanan Nataru

“BPBD Kota Tangerang telah melakukan evakuasi serta memberikan bantuan darurat kepada warga terdampak, dan koordinasi terus dilakukan dengan pihak kecamatan,” tambah Abdul Muhari.

Tak berselang lama, banjir juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Tangerang, tepatnya pada pukul 14.55 WIB di hari yang sama. Hujan deras memicu meluapnya Kali Sabi, menyebabkan banjir di:

  • Kelurahan Bojong Nangka dan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua

Genangan setinggi 30–60 sentimeter ini berdampak pada 935 KK dan 935 unit rumah, serta mengganggu akses jalan utama dan lalu lintas warga sekitar.

“BPBD Kabupaten Tangerang telah mendistribusikan bantuan logistik dan terus melakukan upaya penanganan serta pemantauan bersama instansi terkait,” jelasnya.

BACA JUGA  KPU Tuba Gelar Rapat Koordinasi Dan Sosialisasi Tahap Pencalonan Bupati Dan Wakil Bupati Tulang Bawang

Sebagai langkah antisipatif menghadapi cuaca ekstrem di musim kemarau yang masih berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, BNPB mengimbau masyarakat untuk:

  • Menjaga kebersihan saluran air
  • Memastikan kekuatan atap bangunan
  • Memangkas pohon yang rawan tumbang
  • Menyusun rencana evakuasi bersama keluarga

“Selalu ikuti perkembangan informasi cuaca dari BMKG dan sumber resmi lainnya agar masyarakat lebih siap dan siaga menghadapi potensi bencana,” tutup Abdul Muhari.

Gambar 1 Gambar 2