Pangdam V Brawijaya Jalin Silaturahmi Kebangsaan di Pesantren Jombang

Foto : Pangdam V Brawijaya Jalin Silaturahmi Kebangsaan di Pesantren

JOMBANG || jatenggayengnews.com – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melakukan kunjungan bermakna ke dua pesantren besar di Jombang, Kamis (24/4/2025). Kunjungan ini bukan sekadar bagian dari agenda kedinasan, melainkan sebagai upaya mempererat hubungan spiritual dan kebangsaan antara TNI dan kalangan pesantren.

Pesantren Tebuireng dan Bahrul Ulum Tambakberas menjadi tujuan utama. Keduanya memiliki peran penting dalam sejarah pendidikan Islam dan perjuangan bangsa. Di Tebuireng, Pangdam disambut oleh pengasuh pondok, KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), cicit pendiri Nahdlatul Ulama, KH. Hasyim Asy’ari. Selain bersilaturahmi, Pangdam juga menunaikan salat berjamaah dan melakukan ziarah ke makam KH. Hasyim Asy’ari dan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

BACA JUGA  Dukung Program Pemerintah, TNI Dampingi Bidan Desa Pendataan Stunting

“Ini adalah wujud penghormatan kami terhadap nilai dan perjuangan para ulama,” ujar Pangdam Rudy dengan penuh hormat.

Kunjungan dilanjutkan ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum di Tambakberas. Di sana, Mayjen Rudy diterima oleh DR. KH. M. Hasib Wahab Hasbullah, cucu dari KH. Wahab Hasbullah—tokoh sentral pendiri GP Ansor dan NU. Rombongan juga menziarahi makam KH. Wahab sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa beliau dalam perjuangan bangsa.

BACA JUGA  Woww!! Sebanyak 266 Kepala Desa Se-Kabupaten Grobogan Resmi Menerima Surat Keputusan (SK)

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh daerah seperti Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Dandim Jombang, Bupati H. Warsubi, dan Kapolres AKBP Ardi. Kebersamaan ini memperlihatkan kuatnya sinergi antara TNI, ulama, dan masyarakat dalam menjaga harmoni kebangsaan.

Pangdam menegaskan, nilai-nilai luhur yang diwariskan para ulama adalah cahaya moral yang terus dijaga oleh TNI. Silaturahmi ini menegaskan bahwa Jombang, sebagai pusat pendidikan Islam, tetap menjadi penjaga ruh nasionalisme dan kedamaian Indonesia.

Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2